Pahami Perbedaan RGB dan CMYK

Pahami Perbedaan RGB dan CMYK

Halo, kawan-kawan! Apa kabar? Semoga kalian dalam kondisi yang baik-baik saja ya. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang perbedaan RGB dan CMYK. Apakah kamu pernah mendengar istilah RGB dan CMYK? RGB dan CMYK ini sering digunakan oleh para designer untuk menentukan warna apa yang akan digunakan. Masing-masing memiliki kegunaannya tersendiri.

Apakah kamu tahu kalau palet warna RGB itu sering digunakan untuk memberi warna pada website? Dengan RGB ini kamu bisa membuat website-mu lebih berwarna. Jika kamu belum mengerti cara membuat website, tenang saja kamu dapat mempelajarinya di Dicoding lho. Silahkan periksa kelas Belajar Dasar Pemrograman Web untuk mempelajari cara membuat website. 

Nah, pada artikel ini kita akan membahas pengertian dari RGB dan CMYK, perbedaan, serta kegunaannya masing-masing. Jadi simak artikel ini dengan baik ya, agar kamu tidak ketinggalan informasi yang penting!

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Apa itu RGB?

Palet warna RGB

RGB sendiri merupakan singkatan dari rangkaian kata bahasa inggris Red-Green-Blue. Palet warna ini sering digunakan untuk beberapa device, termasuk input device seperti scanner maupun output device seperti monitor. Apabila warna-warna tersebut dikombinasikan, maka akan tercipta warna baru seperti kuning, cyan, magenta, sampai warna putih. Karena alasan tersebut RGB dikenal juga sebagai Additive Color. Additive Color adalah percampuran tiga warna primer akan menghasilkan warna putih dan pencampuran dua warna primer akan menghasilkan warna sekunder. RGB ini juga dapat digunakan untuk memberi warna pada background sampai dengan font website.

Apa itu CMYK?

Palet warna CMYK

Sama seperti RGB, CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Key(Black). Warna-warna tersebut akan dikombinasikan menjadi warna baru. Sebenarnya dengan mengkombinasikan warna cyan, magenta, dan yellow dapat menciptakan warna hitam, tetapi warna hitam yang dihasilkan tidak berwarna hitam pekat. Jadi, ditambahkan warna hitam untuk melengkapi model warna ini. CMYK ini sering digunakan dalam industri percetakan, baik gambar ataupun tulisan.

Perbedaan RGB dan CMYK

Setelah mengetahui penjelasan dari RGB dan CMYK, sekarang kita akan membahas apa saja perbedaan dari kedua palet warna ini. Berikut ini adalah beberapa perbedaannya:

  • Susunan warna

Perbedaan yang pertama adalah susunan warnanya. Berdasarkan nama dan penjelasan di atas, sudah terlihat dengan jelas perbedaannya. RGB tersusun atas warna merah, hijau, dan biru. Sementara CMYK terdiri atas warna cyan, magenta, kuning, dan hitam.

  • Percampuran warna

Pada RGB, jika semua warna dikombinasikan maka akan terbentuk warna terang yaitu warna putih. Sementara pada CMYK, jika semua warnanya dikombinasikan akan terbentuk warna gelap yaitu warna hitam.

  • Penggunaan

Berdasarkan penggunaannya RGB ideal untuk konten digital. Contohnya seperti warna background website, warna font, konten sosial media, video, iklan digital, dan lain-lain.

Sementara itu, penggunaan CMYK idealnya untuk desain yang harus dicetak. Seperti iklan pada media cetak, poster, brosur, spanduk, desain kaus, dan masih banyak lagi.

Bagaimana Menerapkan RGB pada Sebuah Website?

Seperti yang sudah disinggung di awal artikel, kalau warna RGB ini dapat diterapkan pada sebuah website. Kamu dapat menerapkan warna pada websitemu dengan menggunakan perintah rgb(…, …, …) dan nilai maksimal yang dapat digunakan sebagai parameter adalah 0-255, seperti ini:
Contoh Penerapan RGB pada Website

RGB dapat diaplikasikan ke tiga hal, yaitu font, background, dan bingkai konten. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Color digunakan untuk merubah warna font. 
  • Background-color digunakan untuk merubah warna background.
  • Border-color digunakan untuk merubah warna bingkai dari konten.

Kamu dapat mengisi angka-angka di dalam kurung menjadi kode warna. Kamu dapat mencari kode tersebut di Google dengan keywordColor Picker”. Setelah kamu mencarinya maka akan muncul tampilan seperti berikut ini.
Color Picker RGB dan CMYK di Google

Kamu dapat mengambil angka-angka yang ada di dalam kotak RGB untuk kamu masukan ke dalam baris kode. Kamu juga bisa menggunakan kode HEX dan HSL untuk menerapkan warna untuk website mu.

Jadi, Apa Perbedaan RGB dan CMYK?

Jadi, itulah pembahasan kita mengenai perbedaan RGB dan CMYK. Bagaimana, apakah kamu sekarang sudah mengerti? Walaupun RGB dan CMYK sama-sama warna, akan tetapi mereka berdua memiliki perbedaan dan kegunaan. Jika RGB dikombinasikan akan menghasilkan warna putih. Sedangkan jika CMYK dikombinasikan akan menghasilkan warna hitam yang tidak terlalu pekat. Kemudian untuk RGB sendiri lebih baik diterapkan untuk konten-konten digital. Sedangkan CMYK lebih baik diterapkan untuk konten-konten cetak. 

Demikian pembahasan kita pada kali ini, sampai jumpa di artikel selanjutnya ya. Tetap semangat semuanya.

Pahami Perbedaan RGB dan CMYK – end

Baca juga artikel lainnya untuk menambah wawasan kamu:

  1. Contoh Coding HTML Website Dalam 15 Menit
  2. Komunitas Bahasa Pemrograman Terbesar Dari Tahun 2017 sampai 2021
  3. Kesalahan Pada CSS yang Sering Terjadi

Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.
Beasiswa Kelas Pemrograman

Dapatkan beragam informasi terbaru mengenai beasiswa dan informasi menarik lainnya melalui Newsletter Dicoding. Subscribe sekarang!