Gap Year Kuliah Rupanya Mengantarku Berkarier di Bidang Data

Cerita Arfan Hafidt Nasrullah, Lulusan Program Asah 2025

Jika harus memilih masuk kuliah tepat waktu tapi tidak suka jurusannya atau gap year demi jurusan kuliah yang dicita-citakan, mana yang akan dipilih? Kalau kamu sedang bingung antara dua pilihan tersebut, kamu harus membaca cerita Arfan Hafidt Nashrullah (22).

Gap year yang ditakuti banyak mahasiswa ternyata malah memperjelas minat Arfan untuk mengambil jurusan kuliah di bidang data. Berbekal keinginan untuk memperkuat ilmunya di bidang ini, Arfan mengikuti program Asah 2025 led by Dicoding. Kini, ia sukses berkarier sebagai data science intern di grup perusahaan Astra, yakni PT Asuransi Astra Buana yang juga dikenal dengan sebutan Asuransi Astra.

πŸ’» Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Untuk kamu yang saat ini sedang berpikir untuk gap year demi meraih jurusan yang diidamkan, mari kita ikuti kisah Arfan lebih jauh!Β 

Menemukan Arah Saat Gap Year

Arfan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan manufaktur dan sudah bekerja hampir 30 tahun di perusahaan tersebut, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.Β 

Dari keluarganya, Arfan memegang nilai kerja keras, tanggung jawab, kejujuran, dan tidak mudah menyerah. Ia juga diajarkan untuk menghargai proses serta terus belajar ketika menghadapi sesuatu yang belum dikuasai. Ini pun tercermin pada cara Arfan memilih pendidikannya.

Ketertarikan Arfan pada jurusan teknologi tidak terjadi sejak awal. Saat pertama kali mengikuti SNBT, ia lebih tertarik pada jurusan Teknik Kimia karena melihat prospek jurusan tersebut dan merasa bidang itu sesuai dengan minatnya. Namun, setelah tidak lolos SNBT pada tahun pertama dan gagal seleksi kampus negeri lewat jalur mandiri, ia memilih gap year dan bekerja di Bali sebagai pegawai toko.

Di tengah pekerjaannya, Arfan menemukan konten media sosial yang membahas mengenai data analyst. Dari situ, rasa penasarannya tumbuh. Ia mencari materi di YouTube dan mulai mempelajari Tableau, SQL, serta basic query selama masa gap year.

Rasa penasaran itu akhirnya menjadi titik balik. Arfan berhasil tembus masuk ke kampus negeri dengan mengambil jurusan Sains Data di Universitas Negeri Surabaya.

β€œSaat gap year, saya menemukan akun Instagram yang berisi penjelasan mengenai data analyst. Dari situ, saya penasaran dan menggali materi tentang data secara autodidak.” 

Belajar Data dengan Materi Terstruktur Lewat Program Asah

Menginjak semester 5, Arfan diwajibkan mengikuti program Studi Independen sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Di situlah dia bertemu dengan program Asah. Teman kampus mengenalkan Arfan kepada program Asah led by Dicoding sebagai pilihan program belajar untuk mengikuti MBKM. Akhirnya, dia mengikuti seleksi program Asah dan berhasil diterima.

Bagi Arfan, pengalaman belajar selama mengikuti program Asah sangat positif. Program ini memberinya banyak perkembangan, terutama dalam kemampuan teknis dan cara berpikir untuk menyelesaikan masalah. Materi yang diberikan sangat terstruktur, ditambah proyek dan latihan, membantu memahami cara menerapkan ilmu pada permasalahan nyata. Program ini juga melatih kedisiplinan dan kemandiriannya dalam belajar.

β€œPengalaman belajar saya selama mengikuti program Asah sangat positif dan memberikan banyak perkembangan, terutama dalam kemampuan teknis dan cara menyelesaikan masalah,” ujar Arfan.

Namun, proses belajar yang dia rasakan tetap memiliki tantangan. Arfan perlu membagi waktu antara program Asah, perkuliahan, dan kegiatan di luar perkuliahan. Ditambah, dia juga harus memahami beberapa materi teknis yang masih cukup baru baginya, karena program Asah menawarkan banyak materi berstandar industri yang mengisi gap pengetahuan Arfan.

Untuk mengatasi itu, Arfan membuat prioritas dan jadwal belajar. Ia juga memanfaatkan dokumentasi, mencari referensi tambahan, dan memperbanyak praktik langsung lewat submission project di program Asah agar materi yang dia pelajari tidak terhenti pada teori saja.

Bertumbuh Lewat Project dan Praktik

Bagi Arfan, proyek dan latihan dalam program Asah membuat proses belajarnya terasa lebih nyata. Ia dapat melihat bagaimana skills yang dipelajari digunakan dalam konteks pemecahan masalah, bukan hanya sebagai materi yang harus diselesaikan.

Pengalaman ini juga meningkatkan kemampuan problem-solving dan pemahamannya terhadap proses pengembangan solusi berbasis data. Hal tersebut menjadi bekal penting ketika ia mulai menghadapi tugas-tugas yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.

β€œDi sini, saya bisa belajar tech skills melalui praktik dan project. Jadi, bukan cuma paham konsep, tapi juga tahu bagaimana menerapkannya untuk menyelesaikan permasalahan,” pungkas Arfan.

Lulus dari program Asah, Arfan merasa memperoleh peningkatan dalam kemampuan teknis, problem-solving, manajemen waktu, dan kepercayaan diri untuk mengerjakan proyek berbasis teknologi. Ia juga merasa lebih siap menghadapi dunia kerja karena terbiasa belajar secara mandiri, menyelesaikan tugas berdasarkan target, dan menerapkan skills yang dipelajari pada permasalahan nyata.

Membawa Skills Data ke Dunia Kerja

Pengalaman belajar di Asah berpengaruh terhadap keberhasilan Arfan dalam mendapatkan pekerjaan. Skills yang dia peroleh dari program ini, terutama tech skills dalam bidang data science dan programming, menjadi bekal saat mengikuti proses seleksi maupun ketika mengerjakan tugas di dunia kerja.

Terbukti, lulus dari program ini, Arfan berhasil diterima magang di Telkom Indonesia sebagai data analyst and visualization. Dalam peran tersebut, ia mengemban tugas untuk mengolah dan membersihkan data inventory, melakukan ekstraksi lokasi menggunakan NLP (natural language processing), serta membangun pipeline data berbasis SQL. Ia juga ditugaskan mengembangkan sistem RAG untuk pencarian informasi data, aplikasi berbasis Node.js, dan dashboard analitik menggunakan Looker Studio.Β 

Berbekal kemampuan teknis yang diajarkan dalam program Asah serta pengalaman Arfan sebagai intern di Telkom Indonesia, kini, Arfan melebarkan kariernya lebih jauh lagi sebagai intern di Asuransi Astra Buana, tepatnya sebagai data science intern dengan tugas utama melakukan ekstraksi unstructured data menjadi database SQL untuk membantu pengambilan keputusan.

β€œSkills yang saya peroleh selama Asah, terutama dalam bidang data science dan programming, menjadi bekal yang dapat saya gunakan saat mengikuti seleksi kerja maupun ketika mengerjakan tugas di dunia kerja,” tambah Arfan.

Ilmu dari Asah sangat membantu Arfan saat bekerja. Python, SQL, dasar-dasar data science, dan Git menjadi beberapa kemampuan yang sering ia terapkan. Materi tersebut ia peroleh dari kelas dalam program Asah seperti kelas: Memulai Dasar Pemrograman untuk Menjadi Pengembang Software, Memulai Pemrograman dengan Python, Pengenalan ke Logika Pemrograman, dan Belajar Dasar Git dengan GitHub.

Selain itu, beberapa kelas yang berhubungan dengan machine learning di dalam program Asah juga membantu Arfan mengembangkan pipeline ekstraksi lokasi dari data tidak terstruktur berupa gambar dan PDF dengan memanfaatkan sistem RAG, kemudian melakukan strukturisasi data untuk disimpan dalam database SQL. Beberapa kelas yang menurutnya sangat berpengaruh adalah: Belajar Machine Learning untuk Pemula, Belajar Fundamental Deep Learning, dan Membangun Sistem Machine Learning.Β 

Ke depan, Arfan ingin terus mengembangkan karier di bidang data science dan AI, khususnya pada penerapan AI untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Ia juga ingin memperdalam kemampuan dalam LLM, graph, dan data processing melalui proyek maupun penelitian. Karena dia percaya semua ahli berasal dari pemula yang mau belajar.

β€œJangan terlalu takut untuk memulai meskipun merasa belum cukup mahir,” tutup Arfan.

Ingin belajar berbasis praktik seperti Arfan? Yuk, mulai bangun kemampuan digitalmu melalui proses belajar yang lebih terarah dalam program intensif Dicoding: Asah! Cek materi belajar dan pendaftarannya melalui dicoding.com/asah.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.