Perempuan yang sedang pusing karena tidak mengerti pemrograman

Algoritma Dulu Ngoding Kemudian, Programmer Jangan Grasa Grusu

Algoritma Dulu Ngoding Kemudian, Programmer Jangan Grasa Grusu – karya Zidni Sika Azkia, Intern Junior Content Writer di Dicoding

Artikel kali ini aku akan bahas algoritma dulu ngoding kemudian karena kebanyakan programmer pemula ketika belajar ngoding, hal yang paling utama adalah bisa memunculkan “Hello World”. Waktu itu aku mencobanya di Borland C++. Sekarang masih dipake ngga ya di sekolah?

Bisa kalian bayangkan aku yang biasa berkecimpung dengan warna, hari itu harus berkenalan dengan si hitam putih. Betapa kagetnya waktu itu aku, kaya keluar dari kandang buaya masuk ke kandang macan.

Dengan berjalannya waktu, aku pun belajar melalui tutorial dari youtube dan artikel tentang pemograman C++. Tidak ada yang error, ya iyalah wong jiplak hehe… dan aku pun bisa hafal dengan script yang aku cari di internet.

Nah, pada suatu ujian tengah semester, aku dihadapkan soal yang harus praktek di komputer kampus. Aku sungguh bingung waktu itu karena script-nya error melulu. Hingga aku ada pada titik kepasrahan.

Dari pengalaman tersebut aku menyimpulkan beberapa hal tentang urutan belajar ngoding yang sebenarnya. Jadi, jangan asal nyemplung, tur ojo grasa grusu rek…

Yang Pertama Belajar Algoritma

Di sinilah algoritma sangat berperan karena seorang programmer pemula sebaiknya jangan langsung menyapa dunia (“hello world”) apalagi langsung di Java. Belajarlah instruksi tentang bagaimana program tersebut berjalan nantinya. Kita dapat menganalisis dan memeriksa apabila menemui kesulitan pada logika program sehingga bisa menyelesaikan sendiri, bukan malah ditinggal pergi hehe..

Contohnya saja tentang perhitungan:

  1. Start
  2. Input a dan b
  3. Proses a+b
  4. Output c
  5. Selesai

Proses algoritma juga dapat ditemui dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti memasak mie instan dimulai dari menyiapkan bahan hingga mie siap disajikan.

Tuliskan Code Sesuai Algoritma

Setelah banyak algoritma yang kalian buat di kertas, maka ubah algoritma tersebut ke bahasa pemograman. Sehingga nanti kelihatan, algoritma sebelah mana yang tidak jalan atau logika mana yang tidak nyambung di algoritma yang kalian buat.

Nah setelah jadi, lalu testing deh.. biasanya kalo masih pemula errornya sekedar syntax, akan tetapi jika sudah membuat aplikasi erronya berupa logika.

Coba Dengan Algoritma Lain

Jika sudah menggunakan algoritma satu dan berhasil, mulailah belajar algoritma lain dan lakukan perbandingan, mana yang lebih efektif untuk program tersebut. Sifat manusia wajar cepat puas, biasanya setelah belajar algoritma dan berhasil mempraktikannya maka ia akan malas untuk menggali lebih dalam dan senang menetap di materi yang pertama.

Bagi programmer pemula harus banyak belajar akan algoritma dan langsung uji coba, agar ketika bertemu masalah baru bisa menyelesaikannya dengan mudah.

Yang Terakhir Belajar Bahasa Baru

Wahhh algoritma yang dibuat sudah kupraktekkan di C++ dan hasilnya tidak ada yang error. Ketika tidak ada yang error maka hati kita akan senang bukan kepalang.

Saatnya coba bahasa lain untuk menerapkan algoritma yang kalian buat. Algoritma yang baik pasti ketika diuji coba pada bahasa pemrograman lainnya akan mudah dieksekusi karena pada dasarnya semua bahasa pemrograman sama, hanya saja penulisannya berbeda.

Maka dari itu, menjadi tantangan sendiri bagi programmer agar bisa menguasai suatu bahasa. Inti dari pembahasan di atas adalah, programmer expert pasti dulunya amatir, tidak ada yang langsung buat aplikasi. Pasti mereka juga belajar algoritma terlebih dahulu.

Buat kalian yang sudah mencoba membuat algoritma dan dipraktekkan ke dalam bahasa apapun, komen di bawah ya. Jika ada error kita bahas bareng-bareng pada artikel selanjutnya, okey?

Algoritma Dulu Ngoding Kemudian, Programmer Jangan Grasa Grusu

-end-

Artikel ini ditulis oleh Zidni Sika Azkia, Junior Content Writer Dicoding Indonesia “Yuk, gabung dengan Dicoding, ada banyak materi pemograman dari pemula hingga expert!“

Bagi kalian programmer pemula, Dicoding ada loh kelas membuat aplikasi android untuk pemula, cek disini: https://www.dicoding.com/academies/51

Jangan mau kalah dengan mereka yang sudah banyak memenangkan challenge membuat aplikasi salah satunya Novan. Simak ceritanya disini: https://www.dicoding.com/blog/game-baturaden-pemenang-dicoding-challenge-local-historic-game-2019/

 

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Intern Junior Content Writer di Dicoding