Memahami Teori Belajar Kognitif

Memahami Teori Belajar Kognitif

Belajar merupakan suatu kegiatan utama yang dilakukan oleh kita manusia. Pada dasarnya belajar dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, dan menggunakan media apa saja. Ada berbagai macam teori belajar, salah satunya adalah teori belajar kognitif. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang belajar kognitif mulai dari pengertian, manfaat, dan kelebihan serta kekurangan belajar kognitif ini. Jadi, simak artikel ini dengan baik agar tidak ada informasi yang terlewat.

Apa itu Teori Belajar Kognitif?

Teori belajar kognitif adalah teori yang menggambarkan bahwa belajar terdiri dari beberapa proses, antara lain, analisis, mengolah informasi, prediksi, dan problem solving. Teori ini lebih mengutamakan proses belajar daripada hasil belajarnya. Dengan menerapkan teori ini kamu dapat lebih mudah untuk menjalankan proses belajar dan menyelesaikan permasalahan yang akan datang.

Kamu juga dapat menerapkan cara belajar kognitif ini saat kamu belajar programming di Dicoding lho. Ada banyak materi pemrograman yang dapat kamu pelajari seperti Google Cloud, Front-end Web, dan masih banyak lagi. Ayo segera berlangganan dan mulai belajar, ya.

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Manfaat Belajar kognitif

Setelah memahami apa itu teori belajar kognitif, kamu mungkin akan bertanya, apa saja manfaat belajar kognitif?Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari belajar kognitif. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya:

  • Meningkatkan pemahaman

Memahami konsep belajar kognitif dapat membantu kamu meningkatkan pemahaman untuk mendapatkan informasi baru. Kamu bisa mengembangkan pemikiran lebih dalam mengenai informasi yang baru.

  • Membantu mempelajari hal baru dengan lebih cepat

Melalui pengalaman, kamu dapat mengatur ulang dan menggunakan metode belajar yang sama dalam mempelajari hal baru. Hal ini karena kamu sudah mengetahui bahwa cara sebelumnya berhasil dan efektif. Dengan begitu, kamu dapat mempelajari hal baru dengan lebih cepat.

  • Meningkatkan keterampilan problem solving

Dengan menerapkan teori belajar kognitif ini, secara tidak langsung kamu juga mempelajari dan mengembangkan keterampilan problem solving. Keterampilan ini dapat kamu gunakan untuk memecahkan masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

  • Membantu untuk menerapkan konsep baru

Manfaat yang terakhir dari belajar kognitif adalah dapat membantu kamu dalam meningkatkan, membangun ide, dan menerapkan konsep baru untuk pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.

Kelebihan Serta Kekurangan Belajar Kognitif

Setelah mengetahui pengertian dan manfaatnya, sekarang kita akan membahas beberapa kelebihan serta kekurangan dari belajar kognitif.

Kelebihan

  • Proses belajar akan lebih inovatif, kreatif, dan mandiri.

Saat mengaplikasikan belajar kognitif, secara tidak sadar kamu dituntut untuk lebih inovatif serta kreatif. Selain itu, kamu juga akan menjadi lebih mandiri dalam mempelajari suatu hal. 

  • Membuat belajar menjadi lebih mudah dipahami.

Sistem belajar kognitif mengharuskan kamu menjadi lebih aktif dalam belajar. Sehingga, secara tidak langsung juga kamu akan terpancing untuk belajar, mengambil informasi, menghafal, dan menyimpan pengetahuan. Hal ini membuat kamu akan lebih mudah memahami materi yang dipelajari.

Kekurangan

  • Agak sulit dipahami.

Selain memiliki kelebihan, belajar kognitif juga memiliki kekurangan. Kekurangan yang pertama adalah konsep belajar kognitif ini agak sulit untuk dipahami. Hal tersebut terjadi karena adanya pemahaman yang masih belum lengkap.

  • Tidak dapat diaplikasikan ke semua tingkat pendidikan.

Karena konsep belajar kognitif ini agak sulit untuk dipahami,ia tidak dapat diaplikasikan ke semua jenjang pendidikan. Hal ini karena ada yang kurang sesuai dan tidak cocok untuk tingkat pendidikan tertentu.

Jadi, Apa itu Teori Belajar Kognitif?

Jadi, teori belajar kognitif adalah teori yang menggambarkan bahwa belajar terdiri dari beberapa proses, seperti analisis, mengolah informasi, prediksi, dan problem solving. Dengan teori ini kamu diharuskan untuk menjadi seorang yang inovatif, kreatif, dan juga mandiri dalam mempelajari suatu hal. Teori ini memiliki kelebihan seperti membuat proses belajar menjadi lebih mandiri. Akan tetapi, kekurangan dari teori ini adalah pemahamannya yang sulit untuk dipahami dan tidak dapat diaplikasikan ke beberapa tingkat pendidikan.

Demikian artikel kali ini. Jika kamu memiliki ide untuk artikel selanjutnya atau kamu memiliki saran topik apa yang ingin dibahas, kamu bisa menuliskannya di kolom komentar di bawah. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Memahami Teori Belajar Kognitif – end

Baca juga beberapa artikel pilihan berikut untuk menambah wawasan kamu.

  1. Apa Itu Programming? Berikut Penjelasan Lengkapnya
  2. Perbedaan Coding dan Programming
  3. Bagaimana Tahap Membuat Software yang Baik?

Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.
Dibuka: Pendaftaran Bangkit 2023

Program kesiapan karier eksklusif dari Google ini menawarkan pelatihan intensif di bidang teknologi, softskills, dan bahasa Inggris.

Gratis. Daftar sekarang!