Peluang Ada untuk Mereka yang Mau Berjuang

Peluang Ada bagi Mereka yang Mau Berjuang

Setiap orang punya definisi suksesnya masing-masing. Bagi Noverry Ambo (35), kesuksesan adalah saat ia bisa memberikan hidup yang layak pada keluarga kecilnya. Apa pun ia lakoni demi bisa meraih sukses itu, dimulai dari berjualan angkringan hingga sempat menjadi karyawan outsourcing.

Namun, dari setiap jalan yang pernah ia lewati untuk mengejar peluang sukses tersebut, akhirnya, pilihan hatinya jatuh pada dunia teknologi. Noverry percaya bahwa berkarier di bidang ini akan mendekatkannya dengan kesuksesan dan memberikan hidup layak untuk keluarganya. Oleh karenanya, Noverry bersungguh-sungguh dalam meningkatkan kemampuan di dunia digital.

Dalam perjalanannya, Noverry sempat mengandalkan Program Beasiswa Lintasarta Cloudeka Digischool 2022. Seperti apa ceritanya? Mari kita baca selengkapnya!

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Pasang-Surut Peluang Karier Noverry: Dari Berdagang Kaos hingga Berjualan di Angkringan

Penolakan demi penolakan ia terima saat melamar kerja ke berbagai tempat selepas lulus SMA. Bekal ijazah sekolah menengahnya belum berhasil mengantarkannya ke dunia profesional saat itu. Gagal diterima kerja di berbagai tempat membuat Noverry rela bekerja apa pun untuk bisa bertahan hidup.

“Saya pernah berdagang kaos, bekerja di angkringan, yang penting bisa bertahan hidup,” ujarnya.

Titik terang hadir dalam hidupnya saat kesempatan kerja di sebuah perusahaan hadir. Saat itu, ada lowongan posisi Data Entry yang tak memerlukan latar belakang pendidikan. Noverry pun segera menyabet kesempatan itu dan bertanggung jawab untuk melakukan input dan verifikasi data selayaknya yellow pages pada zaman dahulu.

Gaji yang diterimanya sebesar 800 ribu rupiah, cukup untuk menghidupinya selama di Yogyakarta. Sayangnya, perusahaan tempatnya bekerja harus tutup karena proyek telah berakhir.

Tak patah semangat, Noverry membawa ijazah SMA-nya untuk melamar posisi Admin Gudang atau Operator SAP di PT Kereta Api Indonesia. Ia pun diterima sebagai karyawan kontrak. Sayangnya, saat kontrak habis, Noverry tidak bisa melanjutkan kariernya di perusahaan milik negara tersebut dan kembali berjualan di angkringan.

Karier Noverry sempat naik kembali saat ia memperoleh kesempatan untuk menjadi karyawan outsourcing di suatu tempat. Agar penghasilannya bisa mencukupi kebutuhan keluarga, ia tetap berjualan di angkringan. Lelah didapat, tetapi jenjang karier tak kunjung jelas. Hal itu membuat Noverry harus memutar otak agar bisa memberikan masa depan yang menjanjikan untuk keluarganya.

Berangkat dari Menulis Blog, Noverry Akhirnya Menjadi Back-End Developer

Noverry sedang bekerja

Belum bisa mendapatkan gambaran masa depan yang jelas untuk karier dan kesejahteraan keluarganya di masa depan sempat membuat Noverry frustasi. Saat itu, pemasukannya kurang, tetapi ia tidak punya skill yang cukup untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Pelariannya dari rutinitas yang penat adalah menulis blog. Hobi tersebut sudah ia tekuni sejak dulu. Saat itu, tebersit di pikirannya untuk mempelajari HTML, CSS, dan JavaScript secara autodidak. Ia belum sadar bahwa menguasai ketiga hal tersebut rupanya dapat mendatangkan uang. Dulu, motivasi Noverry belajar hanyalah untuk mempercantik laman blognya.

Semangat belajar Noverry menuntunnya pada pelatihan teknologi gratis yang ia dapatkan dari sebuah bootcamp setelah diberitahu teman. Setelah familier dengan JavaScript membuat Nover berhasil merampungkan kelas hanya dalam satu bulan dan akhirnya lulus.

Kerja keras Noverry berbuah manis saat ilmu yang diperolehnya membantunya diterima sebagai Back-End Developer di ICON+, unit usaha Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang bergerak di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi. Sejak saat itu, pelan-pelan Noverry bisa mewujudkan kesuksesannya.

Belajar di Program Beasiswa Lintasarta Cloudeka Digischool untuk Memperluas Wawasan

Sebagai seseorang yang terbilang “baru” masuk ke dunia teknologi saat itu, Noverry merasa harus lebih banyak belajar. Telah menjadi karyawan di anak perusahaan negara tak surutkan semangat Noverry untuk meningkatkan kualitas diri. Akhirnya, Noverry memutuskan untuk ikut serta pada Program Beasiswa Lintasarta Cloudeka Digischool 2022 agar wawasannya mengenai Back-End dan Front-End dapat meluas.

Berhasil diterima di program beasiswa ini, Noverry antusias untuk belajar. Ia tak ingin menyia-nyiakan pelatihan teknologi gratis untuk berbagai kalangan usia yang sudah berhasil didapatkannya.

“Usia tak boleh halangi semangat kita untuk belajar,” tekadnya.

Meski menyelesaikan kelas dan tugas tepat waktu adalah sesuatu yang menantang baginya, tetapi Nover berhasil melaluinya. Kunci dari keberhasilannya untuk belajar adalah membaca instruksi pada materi secara rinci, jelas, dan bertahap. Akhirnya, Noverry berhasil lulus dari Program Beasiswa Lintasarta Cloudeka Digischool 2022.

Peluang Ada untuk Mereka yang Mau Berjuang

Hasil Perjuangan Noverry untuk Membuka Peluang Karier

Rampung belajar pada Program Beasiswa Lintasarta Cloudeka Digischool 2022, wawasan Noverry soal Front-End dan Back-End semakin meluas. Ia tak lagi sungkan untuk bekerja sama dengan sesama developer di kantor. Kepercayaan dirinya meningkat dan bekal pengetahuan yang diperolehnya membuatnya bisa menjadi karyawan yang lebih kontributif di kantor.

“Semoga ilmu yang saya peroleh dari Lintasarta bisa menunjang karier saya selama 3-5 tahun ke depan agar saya bisa senantiasa memberikan kehidupan yang layak untuk keluarga saya,” harapnya.

Selain ingin meraih definisi suksesnya di atas, Noverry juga bercita-cita untuk bisa membangun sebuah aplikasi yang dapat berdampak pada banyak orang suatu hari nanti. Kepada talenta digital yang bernasib sama seperti dirinya yang dulu, Noverry ingin menyemangati bahwa peluang akan selalu ada bagi mereka yang mau berjuang.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.