Dicoding Flutter future update

Kenapa Flutter Layak Kamu Pelajari: 3 Alasan

Kenapa Flutter Layak KamuPelajari: 3 Alasan

Flutter telah booming sejak pertengahan 2019. Top apps di Play Store, dari Google Ads hingga Alibaba, telah menerapkannya. Kenapa Flutter? Kalau kamu kepo, baca artikel ini hingga tuntas ya!

kenapa flutter

Logo Flutter

Tapi apakah teman-teman sudah tahu apa itu Flutter? Flutter merupakan teknologi milik Google untuk membangun aplikasi dengan tampilan UI yang apik, serta dapat di-compile secara native ke dalam aplikasi mobile, web, dan desktop hanya dari satu basis kode. Flutter menggunakan bahasa Dart, sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google.

Awalnya, Flutter dikenal dengan nama Sky. Flutter pertama kali diperkenalkan pada acara Dart Developer Summit 2015. Pada tanggal 4 Desember 2018, Google merilis Flutter 1.0 di acara Flutter Live Event. Hal ini juga menandai rilisnya versi stabil pertama dari Flutter. Selanjutnya Flutter 1.12 dirilis di acara Flutter Interact yang diadakan pada tanggal 11 Desember 2019. Pada versi ini, versi beta Flutter untuk web juga diperkenalkan ke publik. Informasi pembaruan lebih lengkap dari Flutter 1.12 dapat teman-teman lihat di tautan ini.

Banyak perusahaan besar dunia yang telah mengadopsi Flutter untuk mengembangkan aplikasi mereka. Sebut saja Google, Alibaba Group, dan Grab. Daftar aplikasi yang dibangun menggunakan Flutter dapat kalian lihat di halaman Flutter Showcase.

kenapa flutter - aplikasi menggunakan flutter

Application using Flutter

Kenapa Flutter Harus Kamu Lirik?

  1. Cross platform
    Flutter mendukung cross platform alias dapat dijalankan di beberapa platform yang berbeda. Dengan menggunakan Flutter, kita dapat membuat aplikasi Android dan iOS sekaligus. Selain mobile, kita juga dapat membuat aplikasi web dan desktop. Tentunya hal ini akan menghemat waktu. Kita tidak perlu mempelajari bahasa native yang digunakan di masing-masing platform.
    kenapa flutter
  2. Fast development (Hot reload)
    Flutter memiliki sebuah fitur bernama hot reload. Dengan fitur ini, proses pengembangan aplikasi dapat berjalan lebih cepat dan mudah.. Setelah melakukan perubahan pada kode program, cukup tekan hot reload. Aplikasi akan diperbarui dalam kurun waktu kurang dari 1 detik. Sangat cepat bukan?

    Hot reload bekerja dengan cara menginjeksi kode program yang mengalami perubahan ke dalam Dart Virtual Machine. Setelah virtual machine memperbarui tiap kelas dengan kode program versi terbaru, maka framework Flutter secara otomatis membangun kembali susunan komponen widget sehingga kita dapat dengan cepat melihat perubahan yang terjadi.

    kenapa flutter

  3. Beautiful UI
    Flutter dirancang untuk mempermudah developer dalam membangun tampilan user interface. Keseluruhan UI pada Flutter dibangun menggunakan widget. Sebagai contoh, jika kita menambahkan sebuah text fieldtext field tersebut adalah widget. Button dan Image juga merupakan widget. Bahkan untuk mengatur posisi komponen menjadi rata tengah, kita menggunakan center widget. Kita dapat melakukan kustomisasi pada tiap widgetWidget akan menggambarkan seperti apa tampilan yang akan dibuat berdasarkan konfigurasi dan state yang ada. Terdapat 2 set widgetMaterial Design (Android) dan Cupertino (iOS).Teman-teman dapat melihat daftar lengkap widget yang tersedia di tautan ini. Selain itu, di tiap pekan, tim Flutter juga membahas Widget of the Week yang dapat teman-teman saksikan lewat channel Youtube Flutter.

    kenapa flutter

Alasan lainnya

Selain 3 poin di atas, masih ada beberapa alasan lain kenapa Flutter layak untuk kita pelajari:

  • Flutter mendukung 120 frames per second (fps).
  • Aplikasi yang dibangun dengan Flutter memiliki performa native yang tinggi, baik di Android maupun iOS.
  • Flutter memiliki komunitas yang kuat dan terus berkembang. Sebagai contoh, terdapat Flutter Awesome yang berisi daftar library dan tools terbaik. Ada pula Flutter Community, yaitu publikasi Medium yang berisi artikel, tutorial, dll.

Teman-teman yang sudah memiliki pengalaman ngoding? Pastinya kamu tak terlalu sulit  memahami Flutter. Terlebih, tim Flutter sudah menyediakan dokumentasi yang diperuntukkan bagi developer dari berbagai bidang. Dokumentasi tersebut tersedia untuk Android dev, iOS dev, web dev, dan masih banyak lagi. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, teman-teman dapat membaca dokumentasinya pada tautan ini.

Cukup sekian pembahasan kita mengenai Flutter. Nah, apakah ada di antara teman-teman yang tertarik untuk mempelajari Flutter? Sstt, sebentar lagi Dicoding Academy akan memiliki kelas Flutter loh! Kelas ini disusun dengan materi paling up to date, dan tentu saja mempersiapkan teman-teman untuk menjadi seorang Flutter developer yang andal.

Nantikan tanggal rilisnya ya! Kamu bisa update di laman learning path kami: https://www.dicoding.com/learningpaths/21 

Kalau kamu benar-benar penasaran sama kelas Flutter ini, yuk tinggalkan komentar kamu di bawah ya.

Kenapa Flutter Layak Kamu Pelajari: 3 Alasan-end

 

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Code Reviewer Dicoding Indonesia