Kenali Product Knowledge: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya

Kenali Product Knowledge: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya

Coba bayangkan kalau kamu bekerja di sebuah perusahaan yang menjual berbagai produk. Namun, kamu tidak mengerti secara mendalam produk-produk tersebut sehingga hanya mengerjakan tugas yang diberikan. Sayangnya, pekerjaan itu pun terasa sulit karena masih berkaitan dengan produk yang akan dijual. Di sinilah peran penting product knowledge.

Dapat dikatakan bahwa product knowledge sangat penting untuk diketahui sebelum terjun ke industri, baik sebagai karyawan maupun pegiat usaha. Istilah ini pun kerap kita temukan ketika mendalami dunia bisnis. Mari baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui definisi, jenis, dan manfaatnya.

Definisi Product Knowledge

Sebelum mendalami pengetahuan produk, tentu kamu harus memahami definisi atau pengertiannya. Istilah yang diartikan juga sebagai pengetahuan produk ini secara harfiah memiliki makna segala sesuatu berkenaan dengan produk.

đź’» Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Agar mengetahui berbagai perspektif, mari kita simak berbagai definisi lainnya dari para ahli berikut.

  • Menurut Sholichin (2021: 45), product knowledge adalah pemahaman dan keterampilan dari seseorang untuk mendalami produk yang akan ditawarkan atau dijualnya.
  • Menurut Rao dan Sieben (dalam Waluyo dan Pamungkas, 2003), product knowledge adalah segala ingatan tentang produk secara akurat yang diingat oleh konsumen dan sama dengan persepsi terhadap suatu produk.
  • Menurut Beatty dan Smith (dalam Lin dan Lin, 2007), product knowledge adalah pandangan terhadap sebuah produk, termasuk pengalaman saat memakai produk tersebut.

Dari berbagai perspektif di atas mengenai definisi pengetahuan produk, dapat kita simpulkan bahwa istilah ini digunakan untuk menyebut berbagai pemahaman dan ingatan, termasuk pengalaman penggunaan, mengenai sebuah produk yang akan ditawarkan atau dijual.

Jenis Product Knowledge

Kita sudah mengerti definisi dari pengetahuan produk. Sekarang, mari kita bahas jenis-jenisnya. Ada lima hal yang termasuk product knowledge menurut Sholichin dalam buku Mengembangkan Jaringan Ekspor melalui E-commerce.

Latar Belakang Produk

Dalam hal ini, maksud dari latar belakang adalah aspek yang menjadi motivasi pembuatan suatu produk. Hal itu dapat mencakup sejarah dan visi misi dari penciptaan sebuah produk. Ini penting untuk mengetahui alasan sebuah produk diciptakan.

Di dalamnya, kita juga bisa mengetahui nilai-nilai dari sebuah produk. Nilai (atau value) dari sebuah produk tersebut maksudnya hal pembeda dari barang serupa lainnya yang ditawarkan/dijual kompetitor.

Ketika kita sudah mengetahui nilai dari produk yang akan ditawarkan, tentu mudah dalam memosisikan suatu produk di pasaran. Mudah untuk menentukan keunikan yang akan menarik calon konsumen atau pengguna memilih produk tersebut.

Penampilan/Atribut Produk

Hal lainnya setelah latar belakang adalah penampilan atau atribut. Ini berkenaan dengan fitur-fitur dari sebuah produk yang dapat dirasakan langsung oleh pancaindra konsumen atau pengguna.

Contohnya, jika produk berupa makanan, tentu yang menjadi penampilan adalah kemasannya. Kemasan dari sebuah produk makanan biasanya memberikan ilustrasi, logo merek, info kesehatan, dan sebagainya.

Contoh lainnya adalah produk teknologi berupa aplikasi. Fitur penampilannya mulai dari tampilan antarmuka, mencakup ikon-ikon dan button; animasi; interaktivitas; hingga efek suara jika ada. Tulisan/copy juga dapat menjadi atribut produk dalam hal ini.

Komposisi dan Kelengkapan Produk

Selanjutnya adalah komposisi dan kelengkapan produk. Ini mencakup hal-hal yang membangun suatu produk. Istilah lainnya adalah “bahan” yang digunakan untuk menciptakan suatu produk. 

Adapun kelengkapan produk yang dimaksud adalah hal-hal pendukung kegunaan suatu produk agar dapat menjamin atau meyakinkan konsumen/pengguna, misalnya sertifikat.

Mari kita gunakan contoh sebelumnya. Jika produknya berupa makanan, kita perlu tahu bahan-bahan untuk membuatnya. Jika produknya adalah aplikasi, kita perlu tahu setidaknya platform untuk menjalankannya. 

Selain komposisi, kelengkapan lainnya dapat menjadi informasi penting bagi kita. Misalnya, produk makanan tentu harus memiliki sertifikat halal. 

Proses Produksi dan Cara Penggunaan Produk

Hal lainnya yang harus diketahui adalah proses produksi dan cara penggunaan produk. Kita dapat mencari tahu proses pembuatan dari sebuah produk sebagai informasi tambahan. Hal ini penting khususnya untuk produk-produk berupa barang pakai atau konsumsi (consumer goods).

Berikutnya adalah cara penggunaan produk. Ini sangat penting diketahui agar bisa menginformasikan kepada pengguna atau konsumen.

Kualitas dan Ketersediaan Produk

Tentunya, ketika mengerjakan sesuatu untuk membangun atau menciptakan produk, kita harus tahu standar kualitas yang akan dicapai. Tidak mungkin kita asal-asalan dalam membuat indikator kualitas suatu produk.

Selain itu, ketersediaan produk juga sangat penting. Arti ketersediaan secara literal berlaku untuk barang-barang baku, konsumsi, atau siap pakai. Jika berupa produk teknologi, misalnya aplikasi, tentu kita harus rajin memeriksa sistem yang ada supaya terhindar dari error.

Manfaat Mengetahui Product Knowledge

Setelah kita bahas definisi dan jenisnya, kini saatnya membahas manfaat dari mengetahui product knowledge. Apa saja itu?

Membangun Motivasi Bekerja

Dengan pengetahuan mendalam mengenai produk, kita tentu akan lebih memahami alasan sebuah produk tersebut diciptakan. Pengetahuan terhadap nilai produk, hal-hal yang membangun produk tersebut, dan masalah yang akan diselesaikan dengan adanya produk tersebut akan mendorong motivasi dalam bekerja.

Meningkatkan Kepercayaan Diri

Selain termotivasi, mengetahui seluk beluk tentang produk juga akan membuat kita lebih percaya diri saat bekerja. Ketika kita sudah lebih tahu tentang produk yang dibangun, bisa jadi kita pun memiliki dorongan untuk memasarkan/menjual produk. 

Meningkatkan Pengalaman Konsumen

Pengalaman konsumen adalah hal paling utama yang selalu harus dipantau ketika mempertahankan kualitas produk. Kita akan sulit membuat inovasi atau memperbarui kualitas produk apabila belum mengenal produk secara mendalam.

Membangun Loyalitas Konsumen

Kita awalnya mendalami pengetahuan seputar produk. Tentu hal tersebut akan menjadi poin-poin yang akan diinformasikan kepada konsumen atau pengguna. Dengan kita mengenalkan produk secara mendalam, ini akan membangun kepercayaan konsumen dan membuat mereka menjadi loyal.

Meningkatkan Penjualan

Saat kepercayaan dan loyalitas sudah dibangun dari para konsumen atau pengguna, sudah tentu mereka akan terus menggunakan produk tersebut. Hal ini pastinya dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan yang didapatkan pun bertambah.

 

Begitulah hal-hal yang bisa diketahui terkait product knowledge. Semoga artikel ini dapat memotivasimu untuk mengetahui lebih dalam produk yang akan kamu jual/tawarkan, ya.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.