ASEAN Future Workforce Council

Dicoding sebagai Founding Member ASEAN Future Workforce Council

Terakhir, bulan Juni 2019 yang lalu, RWG BIC telah menyelesaikan tugasnya dengan menghasilkan 45 rekomendasi dalam dokumen FUTURE ASEAN AGENDA FOR TVET. Dokumen rekomendasi ini dapat diunduh disini.  Seluruh anggota Working Group diundang untuk mendirikan sebuah organisasi baru di ASEAN, yakni ASEAN Future Workforce Council (AFWC) – yang diberi mandat untuk memastikan terjaminnya masa depan ASEAN di bidang Future Workforce.

Belum membaca artikel sebelumnya tentang Kontribusi Dicoding untuk Indonesia dan ASEAN?
Silakan membaca artikel tersebut terlebih dahulu, karena artikel ini merupakan lanjutan bagian kedua.

Halo lagi teman-teman,

Sudah dua bulan berlalu dari artikel pertama tentang Kontribusi Dicoding di regional ASEAN, penulis ingin menceritakan kelanjutan dari kontribusi Dicoding tersebut. Salah satu rekomendasi dari 45 rekomendasi yang kami usulkan adalah:

Recommendation 10:
Form an ASEAN Future Workforce Council led by business and industry.

Selain memenuhi rekomendasi nomor 10 tersebut, kami (Regional Working Group) ingin sepenuhnya mengawal rekomendasi kami, baik di level nasional maupun regional. Sehingga setelah rekomendasi tersebut dipresentasikan, kami sepakat untuk terlibat langsung dalam implementasi rekomendasi tersebut.

Foto Pertama AFWC dalam Regional Policy Dialogue di Bangkok, Juni 2019

Dengan dukungan beberapa pihak, diantaranya GIZ melalui program RECOTVET (Regional Cooperation in TVET), ASEAN Business Advisory Council (ABAC), dan tentunya seluruh member RWG, kami sepakat untuk memulai perjalanan baru ASEAN Future Workforce Council (AFWC). Sekumpulan tim dan organisasi yang concern terhadap Future Workforce – tentunya Dicoding sangat concern terhadap industri IT dan kemungkinannya di masa depan. Kami bersepakat menunjuk Dato J. Palaniappan yang berasal dari Federations of Malaysian Manufacturers (FMM) sebagai chair / ketua pertama dari ASEAN Future Workforce Council, sekaligus sebagai perwakilan AFWC yang nantinya berkomunikasi dengan Sekretariat ASEAN dan lembaga/organisasi/institusi ASEAN lainnya.

Peran Dicoding di AFWC

Dicoding akan fokus mengawal skill development dan research. Sebagai lembaga Training yang selalu berfokus pada ketersediaan talenta di Industri di masa sekarang dan masa depan, Dicoding memegang peranan penting terutama pada sektor IT. Anggota pendiri AFWC sendiri berasal dari 10 ASEAN Member States (AMS) dan juga bersifat multisektoral – diantaranya IT, Manufaktur, Arsitektur, Hukum (notariat & pengacara), Jasa, dan sebagainya. Dengan bergabungnya Dicoding dalam AFWC, talenta Dicoding akan memiliki eksposur ke ASEAN sekaligus bisa mendapatkan lebih banyak studi kasus untuk dikerjakan bersama sebagai ASEAN. Dengan ini pula, Dicoding akan lebih banyak menjajaki kemitraan dengan perusahaan di ASEAN dan berjejaring dengan perusahaan-perusahaan terbaik di ASEAN.

Kami pun menerima undangan dari ASEAN Business Advisory Council (ABAC) untuk bekerja sama – dan menyampaikan program kerja kami pada tahun-tahun mendatang. Diwakili oleh Chair Dato J Palaniappan dari Malaysia dan YB Yanty dari Brunei, kami menyampaikan setiap hal yang perlu diperhatikan dalam kerjasama kami dengan ABAC dan institusi lainnya.

Program kami? Tunggu segera di awal 2020 ya. Web ASEAN Future Workforce Council juga sedang dipersiapkan dan akan memuat kegiatan-kegiatan menarik.

Dicoding sebagai Founding Member ASEAN Future Workforce Council – end

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

dapat dikontak melalui alamat email : yoza[at]dicoding[dot]com