Cara Mudah Menjadi Manajer Proyek

Cara Mudah Menjadi Project Manager

Sebelum kamu membaca artikel ini secara penuh, saya ingin absen dong tim yang harus teratur dan  perfeksionis mana suaranya? Saya yakin, pasti kamu sudah belajar di sini dan menjadi project manager atas diri kamu sendiri agar jiwa teratur dan perfeksionismu semakin sempurna, bukan? Ups! Sorry kalau belum hehehe, mungkin kamu bisa coba enroll dulu.

Eitss! Jangan buru-buru, sebelum enroll kelas tersebut kamu bisa baca terlebih dahulu artikel ini agar lebih mudah menjadi project manager, ya. Siap? Let’s go!

Oh iya, tahukah kamu? Dengan memiliki kebiasaan teratur, kamu memiliki tiket satu langkah lebih dekat menjadi seorang project manager, lho. Kok bisa? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Planning & Forecasting

Seseorang yang bertanggung jawab untuk mengatur sebuah proyek disebut sebagai project manager. See? Apakah kamu melihat kata “mengatur”? Oh sudah tentu jelas, bukan? Jika kamu suka mengelola sesuatu, itu tandanya kamu sudah memiliki satu hal yang penting untuk menjadi seorang project manager.

Namun, apakah sebenarnya kamu mengetahui skill esensial dari seorang project manager?

Menurut artikel yang dikeluarkan Forbes, syaratnya adalah kamu hanya perlu memiliki keahlian hard skill dan soft skill.

Hard skill adalah keahlian utama yang dibutuhkan dalam pekerjaan tertentu, sedangkan soft skill adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu secara alami yang mencakup kecerdasan, baik emosional maupun sosial; komunikasi atau berinteraksi dengan individu lain; dan semacamnya.

Apa sajakah yang dimaksud dengan hardskill yang harus dimiliki oleh seorang project manager?

Hard Skill Project Manager

  • Manajemen Risiko
    Selain mampu mengatur jadwal, menjadi seorang manajer proyek juga harus mampu mengatur risiko pada sebuah proyek yang sedang atau akan dikerjakan. Selain itu, kita juga harus mampu membuat keputusan secara sadar untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian dari tindakan dalam bisnis atau bisa disebut dengan manajemen risiko.
  • Manajemen Biaya
    Yang kedua adalah mampu mengatur dan mengelola biaya. Kamu harus dapat mengatur dan mengelola keuangan agar anggaran tetap terjaga serta sambil memastikan timeline project-nya tetap on track.
  • Membaca dan menulis
    Dalam mengatur beberapa agenda pekerjaan, kamu pasti pernah menulis sebuah to do list terlebih dahulu sebelum menyelesaikan pekerjaan tersebut, bukan? Nah, pemahaman membaca dan menulis adalah keterampilan yang penting bagi project manager. Hal tersebut penting ketika kamu menemui dokumen teknis yang menuntutmu untuk bisa menafsirkan dan menyesuaikan informasi tersebut supaya menjadi pengarahan yang dapat diikuti oleh semua orang yang terlibat.
  • Perencanaan dan Peramalan
    Selain mampu mengatur, salah satu peran utama project manager adalah membuat roadmap untuk proyek yang akan menjadi guide (memandu) semua stakeholders. Selain itu seorang project manager juga mampu meramal yang melibatkan penyediaan prediksi hasil proyek – profitabilitas, khususnya untuk manajer dan kepemimpinan perusahaan.

Seperti yang telah dijelaskan pada definisi di awal, bahwa selain kemampuan hard skill, kemampuan soft skill pun tidak kalah penting. Berikut merupakan soft skill yang esensial dimiliki oleh seorang project manager.

Soft Skill Project Manager

  • Kepemimpinan
    Meskipun kamu tidak terjun secara langsung dalam peran ini, seluruh tugas yang kamu kerjakan adalah membimbing orang lain melalui sebuah proyek.
    Hal tersebut tentunya membutuhkan keterampilan manajerial dan kepemimpinan untuk merasa nyaman melakukan hal-hal, seperti memfasilitasi pertemuan, meminta pertanggungjawaban peserta, dan memutuskan scope pekerjaan.
  • Komunikasi
    Project manager harus menguasai komunikasi tertulis, verbal, dan visual. Dengan menguasai ketiga hal tersebut, tentunya memungkinkan kamu untuk bisa berkomunikasi secara efektif dengan berbagai kelompok stakeholders.
  • Time Management
    Belajar dengan tenang dan konsisten mengelola timeline yang kompleks akan membantu orang lain tetap pada tugasnya merupakan keterampilan yang penting untuk project management.
  • Sabar
    Kamu bertanggung jawab mengelola harapan dan tujuan yang berbeda, sambil menengahi konflik, mengomunikasikan kebutuhan, dan membantu semua orang di sekitarmu bekerja dalam batasan yang kamu berikan untuk sebuah proyek. Hal tersebut tentunya membutuhkan kesabaran yang tinggi.
  • Adaptasi
    Kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas juga sama pentingnya. Kamu harus menunjukkan kemauan untuk belajar dan mengadopsi teknologi dan teknik baru sebelum dapat mempelajari hardskill untuk menggunakannya.
  • Berpikir Kritis
    Berpikir kritis dalam project management dapat mendukung kemampuan kamu untuk menganalisis data dan informasi yang diberikan sehingga dapat membuat keputusan dalam tahap perencanaan.

Bagaimana dengan pemaparan tentang cara mudah menjadi project manager di atas? Cukup mudah, bukan? Kamu hanya perlu menguasai dua hal penting yaitu hard skill dan soft skill saja. Yuk, belajar manajemen proyek di Dicoding untuk kamu yang ingin menjadi project manager yang berkompeten di bidangnya.

Ada gempa, di rumah Anya.
Tjakeepp~
Sampai jumpa, di blog selanjutnya.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.