Belajar Intent dengan Android Studio, Sebuah Jembatan Interaksi Antar Activity

Halo, teman-teman!

Pada tutorial kali ini kita akan belajar mengenai konsep Intent pada aplikasi Android. Sebelumnya apa kamu pernah belajar konsep tersebut? Atau belum pernah dengar sama sekali? Bagi kamu yang sudah pernah belajar konsep tersebut, maka tidak akan terlalu sulit. Lalu bagi kamu yang belum pernah dengar atau belum belajar, jangan khawatir. Kita akan coba mempelajarinya secara step by step. Simak sampai tuntas ya!

Belajar Intent dengan Android Studio

wireframe

Intent adalah sebuah jembatan yang menghubungkan interaksi antar Activity di aplikasi Android. Intent juga dapat membawa dan mengirimkan data ke Activity lain, bahkan ke aplikasi lain (Gmail, Google Map dsb).

Intinya, Intent merupakan mekanisme untuk melakukan sebuah action dan komunikasi antar komponen aplikasi. Contoh, kamu memiliki sebuah halaman Activity yang terdapat tombol di dalamnya. Lalu kamu tekan tombol tersebut untuk membuka peta, kamera, atau halaman lainnya. Nah, perpindahan inilah yang dinamakan Intent. Gimana sudah mulai terbayang konsep dasar Intent? Jika mulai paham, mari kita lanjut.

Intent terbagi menjadi 2 bagian yaitu Intent Implicit dan Intent Explicit.

  • Intent Implicit: Berfungsi melakukan perpindahan activity (halaman) menuju ke aplikasi internal smartphone kamu. Contohnya ketika kamu hendak membuka sebuah kamera.
  • Intent Explicit: Berfungsi melakukan perpindahan activity (halaman) ke activity (halaman) lainnya. Explicit intent bekerja dengan menggunakan nama kelas yang dituju, misal com.dicoding.activity.DetailActivity. Umumnya intent ini digunakan untuk mengaktifkan komponen pada satu aplikasi.

Mulai Ngoding

coding android studio

Biar lebih mudah kamu pahami, yuk langsung saja praktik. Di sini kita akan mencoba mempraktikan, baik itu Intent Implicit maupun Explicit.

Silahkan buat project baru, untuk nama project bisa disesuaikan dengan keinginanmu. Kita akan menggunakan Java sebagai bahasa pemrogramannya ya.

Lalu kita akan membuat halaman kedua dari Activity tersebut. Seperti biasa klik File → New → Activity → Empty Activity

Di sini Activity Name-nya saya namakan DetailActivity. Artinya activity kedua dari yang kita buat di awal. Kamu bisa sesuaikan  Activity Name sesuai keinginan. Namun kamu perlu beri embel-embel Acitivty di belakangnya ya agar sesuai dengan aturan penamaan Acitivty.

Kemudian masuk ke berkas activity_main.xml. Di sini kita akan membuat kode program yang berfungsi sebagai tampilan utama aplikasi. 

Sebelumnya buatlah style button terlebih dahulu. Caranya masuk ke layout → values  → styles.xml. Kemudian tambahkan kode berikut:

Salinlah kode program berikut ke dalam file activity_main.xml.

Lalu pindah ke file activity_detail.xml. Silakan salin dan timpa kode di bawah ini ya:

Biasakan ketika akan membuat sebuah teks kamu bisa menambahkan di folder layout → values  → strings.xml.

Oke, untuk tampilan desain dan widget yang dibutuhkan sudah siap. Selanjutnya, kamu akan ngoding untuk bagian logic dari program tersebut. Dengan melakukan beberapa perintah untuk menggunakan Intent, setelah tombol atau button di klik oleh pengguna. Siap-siap kita akan bermain-main logika di Java.

Buka file MainActivity.java yang ada didalam folder java → nama packages “com.ucoweb.belajarintent”. Lalu salin kode berikut ini. For your information ketiklah kode Java satu persatu perintah supaya kamu bisa lebih paham.

Periksa lagi kodinganmu lagi sampai tidak ada notif merah.

Jika sudah, coba uji dan jalankan bisa dengan emulator maupun smartphone langsung. Seperti inilah saat kamu menekan tombol Berpindah Halaman.

intent explicit

Dari tampilan di atas maka kamu sukses mempelajari Intent Explicit. Kamu juga bisa pastikan tombol Share berjalan dengan baik.

intent implicit

Wah, selamat! Kamu juga berhasil menjalankannya, artinya kamu sudah mempelajari Intent Implicit.

Yes, kamu sudah bisa membuat sebuah aplikasi Android yang menggunakan Intent Implicit dan Explicit. Itulah modal penting seorang developer Android.

Kesimpulan:

Mudah kan teman-teman? Dengan mempelajari ini, kamu jadi paham bagaimana sebuah activity dapat berpindah dari activity satu ke activity lainnya atau ke aplikasi lain. Kamu bisa improve dan kembangkan lagi sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang kamu bangun.

Makin komplit langkahmu menjadi seorang developer Android dengan cara mengikuti kelas Dicoding Academies. Sebagai bentuk pemanasan kamu bisa mengikuti kelas Belajar Membuat Aplikasi Android Untuk Pemula. Daftarnya? Klik langsung di  https://www.dicoding.com/academies/51.

Baca juga beberapa artikel menarik lainnya sebagai berikut ini:

  1. 7 Langkah Menjadi UI UX Designer
  2. Database Inspector: Tool yang Memudahkan Saat Mengelola Database
  3. SAMPUN, Aplikasi Android Pengubah Sampah jadi Faedah
  4. Jago Bikin Aplikasi Android, Bawa Banyak Keberuntungan
  5. Tips Membuat Tampilan Aplikasi Android yang Responsive (ScrollView)

“Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi sepahit apapun keadaanya.” (Andrea Hirata)

Belajar Intent dengan Android Studio, Sebuah Jembatan Interaksi Antar Activity – karya Rendi Juliarto, Intern Junior Content Writer di Dicoding

 


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.