Belajar di IDCamp untuk Mengembangkan Karier di Perusahaan Multinasional

Cerita Zulfikar Fajri, Lulusan Program Beasiswa IDCamp 2023 yang Kembali Bekerja sebagai Back-End Developer setelah “Jeda Karier”

Kepala Program Magang dan Studi Independen (MSIB) Kemendikbudristek, Wachyu Hari Haji, menyebutkan rata-rata lulusan sarjana Indonesia menjadi pengangguran selama empat bulan setelah lulus (Medcom, 2023). 

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa mendapatkan pekerjaan segera setelah lulus bukanlah sesuatu yang mudah bagi lulusan sarjana. Itulah yang dirasakan oleh Zulfikar Fajri (29), seorang pemuda asal Bekasi yang harus berjuang mencari kerja selama hampir dua tahun setelah lulus.

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Setelah penantian yang panjang, akhirnya, Fajri berhasil memperoleh pekerjaan dalam bidang pemrograman. Empat tahun lamanya Fajri berkarier dalam bidang teknologi, mulai dari menjadi seorang Junior Developer hingga akhirnya berperan sebagai Full-Stack Developer. Menginjak tahun keempat, Fajri memutuskan untuk mengambil jeda karier, tepatnya pada tahun 2023.

Alasan utamanya mengambil career break atau jeda karier adalah ingin meningkatkan kemampuan diri. Oleh karenanya, pada waktu jeda itu, Fajri ikut serta pada IDCamp, sebuah program beasiswa dari Indosat Ooredoo Hutchison untuk mencetak talenta digital andal. Di sana, ia menimba banyak ilmu tentang DevOps Engineer. 

Tak lama setelah lulus dari IDCamp, Fajri pun kembali bekerja. Kini, ia berkarier sebagai Back-End Developer di OLXmobbi. Bagaimana cara Fajri menjadikan IDCamp sebagai batu loncatan untuk kembali sukses berkarier dalam bidang teknologi? Mari simak cerita lengkapnya! 

Dari Forum Diskusi Legendaris Kaskus, Zulfikar Tertarik pada Coding

Dari Forum Diskusi Legendaris Kaskus, Zulfikar Tertarik pada Coding (2)

Lahir di Jakarta, tetapi tumbuh dan menetap di Kota Bekasi, Fajri merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Mendiang ayahnya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Keduanya menjadi figur teladan bagi Fajri dan keempat saudaranya.

“Pesan dari orang tua sangat sederhana: cukup menjadi pribadi yang menebar kebaikan terhadap orang lain,” ungkap Fajri.

Pesan ini bagaikan kompas yang mengarahkan langkah Fajri dalam menjalani kehidupan. Selain itu, nilai-nilai ini menjadi landasan kuat baginya dalam menghadapi berbagai rintangan dan meraih mimpi di masa depan.

Ketertarikan Fajri terhadap dunia teknologi sendiri bermula dari masa SMA. Saat itu, ia sering melihat teman-temannya aktif di forum Kaskus. Melihat mereka membuat postingan dan komentar dengan sintaks HTML yang rumit, Fajri merasa takjub dan terdorong untuk mempelajari pemrograman.

Setelah lulus SMA, Fajri memantapkan tekadnya untuk melanjutkan pendidikan di jurusan Informatika di STMIK Bidakara. Ia yakin bahwa jurusan ini akan menjembataninya dengan karier sukses dalam bidang teknologi. Namun, perjalanan Fajri tak selalu mulus. Seperti mahasiswa lainnya, ia dihadapkan dengan berbagai rintangan dan kesulitan. 

“Mulai dari belajar Java sampai belajar Android, semuanya benar-benar terasa sulit di awal,” ungkapnya.

Ikuti IDCamp untuk Meningkatkan Kemampuan Diri

Ikuti IDCamp untuk Meningkatkan Kemampuan Diri (1)

Setelah lulus kuliah pada tahun 2017, Fajri membutuhkan waktu dua tahun untuk mendapatkan pekerjaan pertamanya. Akhirnya, pada rentang tahun 2019 sampai dengan 2023, berbekal kemampuan seadanya, Fajri berkarier di berbagai tempat, mulai dari jadi Junior Developer hingga Full-Stack Developer. Menginjak tahun keempat dalam masa kerjanya, Fajri memutuskan untuk “istirahat” sejenak dari dunia pemrograman.

Saat itu, saya merasa perlu meningkatkan kemampuan diri,kenang Fajri.

Pada masa jeda tersebut, ia menemukan program IDCamp melalui newsletter Dicoding. 

“Karena ingin upgrade kemampuan, saya termotivasi untuk mengikuti program IDCamp.

Saat memulai proses belajarnya di IDCamp, Fajri memutuskan untuk kembali berkarier. Ia bekerja sebagai Back-End Developer di OLXmobbi, anak perusahaan PT Astra Internasional Tbk yang bergerak pada layanan jual beli mobil bekas dan berbasis di Jakarta Selatan.

Menjalani kegiatan di IDCamp sembari bekerja secara purnawaktu tidaklah mudah bagi Fajri karena ia dituntut untuk bisa membagi waktu dengan baik. Tak jarang, Fajri belajar hingga larut malam untuk menyelesaikan kelas sesuai dengan jadwalnya. Meski prosesnya memerlukan perjuangan, Fajri merasa terbantu dengan adanya mentor berpengalaman dari Dicoding. 

“Senang sekali bisa bertemu dengan mentor yang ahli di bidangnya, serta teman-teman yang selalu membantu saat ada masalah,” tuturnya.

Tekad dan kerja keras Fajri membuahkan hasil saat ia menyelesaikan program IDCamp dengan nilai terbaik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasinya dalam belajar agar menjadi talenta digital unggulan.

Menapaki Tangga Karier di Perusahaan Jual-Beli Mobil Bekas Terkemuka di Indonesia

Setelah menyelesaikan program IDCamp, Fajri semakin mantap menapaki tangga kariernya di OLXmobbi. Sebagai seorang Back-End Developer, Fajri bertanggung jawab untuk menjaga kelancaran dan stabilitas layanan yang ada pada web OLXmobbi.

Terkadang, Fajri dan tim mengembangkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna atau user experience (UX). Tak lupa, ia pun harus menganalisis dan memahami alur kerja layanan yang sudah ada.

Ketika ditanya dampak IDCamp, Fajri dengan bangga menyebutkan bahwa beberapa materi yang ia pelajari sangat membantu pekerjaannya saat ini.

“Pekerjaan saya saat ini sangat bersentuhan dengan distributed system, di mana kelas ‘Belajar Membangun Arsitektur Microservices’ dari Dicoding sangat membantu saya dalam memahami arsitektur di tempat kerja saya.”

5 Tips untuk Talenta Digital Muda

5 Tips untuk Talenta Digital Muda

Sukses berkarier di anak perusahaan konglomerat multinasional, Fajri ingin membagikan lima tips untuk siapa pun yang ingin mengikuti jejaknya sebagai seorang programmer andal.

  • Jangan Mudah Menyerah
    “Perjalanan dalam belajar tidak selalu mudah, tapi dengan tekad dan kegigihan, semua orang pasti bisa mencapai tujuan.”
  • Konsisten
    “Tak ada proses yang instan. Konsistensi adalah kunci utama dalam belajar. Dedikasikan waktu dan usaha untuk terus belajar dan berkembang.”
  • Ingat Komitmen
    “Tetapkan komitmen untuk diri sendiri dan patuhi komitmen tersebut. Komitmen ini akan membantu untuk tetap fokus dan termotivasi.”
  • Manfaatkan Sumber Daya
    “IDCamp lewat Dicoding menyediakan mentor, materi pembelajaran, dan komunitas online yang bisa membantu kita untuk belajar.”
  • Jangan Takut untuk Bertanya
    “Jika memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya kepada mentor atau teman-teman lainnya.”

Ikuti jejak Fajri untuk menjadi programmer andal dengan belajar di IDCamp.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.