Portofolio Developer

Inilah Portofolio Developer Jawara asal Sumbawa

Inilah Porttofolio Developer Jawara Asal Sumbawa

Tentu kita ingin sukses berkarir sebagai developer di bidang pilihan. Tapi sudahkah memiliki portofolio developer, bekal terpentingmu?

Pengertian Portofolio Developer

Portofolio Developer adalah kumpulan hasil karya digitalmu. Inilah produk riil yang telah digunakan sepenuhnya untuk user. Bukanlah skripsi, tesis, atau dumy/purwarupa/prototype. Karya tersebut membuktikan bahwa kamu tak hanya punya skill, melainkan juga pengalaman teruji.  Semakin tinggi kualitas dan kuantitas karya dalam portofoliomu, semakin besar kesempatanmu berkarir di perusahaan ternama.

Salah satu developer lulusan Dicoding, Satria Junanda, punya cerita perihal portofolio developer ini. Sehari-harinya, Satria -begitu ia disapa- bekerja sebagai Android Developer di Bank NTB Syariah. Untuk mendukung profesi sehari-harinya ini, Satria aktif memanfaatkan platform Dicoding sejak 2015 untuk belajar dan membangun portofolio developer.  Seperti apa? Kita simak

Explore Sumbawa: Pemenang Kompetisi dari IBM

Salah satu karya teranyar Satria yang jadi andalan dalam portofolio developernya adalah Explore Sumbawa. Aplikasi Android ini pada Januari 2021 lalu memenangkan IBM New Collar and Skills Accelerator Center Developer Challenge: “Accelerating Digital Reinvention.” Kompetisi ini menantang para pesertanya untuk membuat sebuah produk inovatif yang dapat membantu kehidupan manusia melalui teknologi. Terbuka untuk seluruh developer Indonesia, Dicoding Challenge ini menjanjikan hadiah istimewa dari IBM untuk 10 pemenang, yaitu @ 2.500 Dicoding Point yang dapat kamu gunakan untuk belajar di kelas Dicoding Academy atau tukarkan di katalog rewards kami; berikut kesempatan publikasi atau promosi oleh IBM.  Karya Satria  jadi 1 di antara 10 pemenang terpilih yang telah kami umumkan beberapa waktu lalu. 

Mari melihat aplikasi Explore Sumbawa ini lebih dekat.

portofolio developer

  • Inilah app yang publikasikan wisata, kuliner, budaya, hotel dan fasilitas penunjang wisata di pulau Sumbawa. 
  • Explore Sumbawa memudahkan turis domestik mencari tempat wisata, kuliner, budaya, tempat ibadah dan hotel. 
  • App ini sangat lengkap. Ada fitur Tour Guide, Jek Samawa, Jastip, SPBU, Bengkel, Rumah Sakit, Kantor Polisi, Rental Mobil dan Emergency.
  • Teknologi IBM yang digunakan: IBM Watson Speech to Text

Explore Sumbawa: Cerita di Balik Layar

Aplikasi ini berawal pada saat Satria magang di NBS, sebuah software house kenamaan yang dikelola oleh Sidiq Permana, (CIO). Sosok Google Developer Expert ini turut bantu menyusun kurikulum learning path android kami. Saat Satria internship itulah, app ini mulai digarap serius. Seperti apa ide awalnya?

Lahir sebagai Putra Sumbawa, Satria paham betul. Banyak sekali wisatawan datang ke daerahnya. Tapi semua mengalami kendala yang sama, yakni sulit berpergian ke tempat wisata / fasilitas umum. Apa pasal? Utamanya karena minim informasi tentang Pulau Sumbawa itu sendiri. Teman-teman Satria yang datang untuk melancong kerap tiba di bandara Zainuddin Abdul Madjid International Airport, Lombok, dalam kondisi nge-blank alias bingung. Mau ke mana? Naik apa? Di mana tempat beli oleh-oleh? Dan lain sebagainya. 

Dari sinilah Satria berinisiatif untuk membuat one-stop-digital-shop di mana para pelancong, bahkan warga lokal sekalipun, bisa menavigasi tempat-tempat wisata dan fasilitas publik di sekitar mereka. Tak lagi bingung di mana mengisi bensin, kapan jam buka rumah sakit, berapa harga tiket wahana wisata, dsb. Semua lengkap tersedia di Explore Sumbawa.

Aplikasi ini sudah menang beberapa kali kompetisi. Salah satunya adalah kompetisi produk E-government di Sumbawa 2019, Hackathon Nasional sampai Bali & Mataram 2019, dan juga IDCamp Indosat Ooredoo Android Developer Challenge: Aplikasi Liburan Akhir Tahun. Setiap kali ia mengikutkan karyanya pada lomba-lomba tersebut, Satria selalu menyempurnakannya dengan fitur dan layanan terbaru.  

Ingin Memperkenalkan Sumbawa pada Dunia

Lewat karyanya, pemuda 24 tahun ini mengaku:

“Saya ingin perkenalkan Sumbawa pada dunia. Seru loh, bagian Indonesia yang satu ini. Selain itu, saya juga bertekad membantu UMKM setempat untuk maju. Di sisi lain, ingin juga membuktikan bahwa developer lokal dari timur Indonesia, bisa berprestasi. Tak kalah saing!”

Perihal UMKM, di dalam Explore Sumbawa ia menuliskan beberapa produk lokal setempat yang dikelola orang teman-teman dan jejaring lokal. “Sambil membantu,” ujarnya bersemangat. Produk-produk UMKM ini ia jadikan sebagai rekomendasi oleh-oleh. Ada toko permen susu,  susu kuda, madu, dan kopi, misalnya. Pengguna bisa memanfaatkan menu order untuk memesannya. Keren kan?

Tahun ini rencananya, app berusia 3 tahun ini akan rilis di PlayStore. Untuk mengelolanya lebih lanjut, Satria membuka diri untuk menjual lisensi Explore Sumbawa ataupun business arrangement lainnya. Visinya, app serupa dapat hadir di kota-kota lain di Indonesia. Bukan tak mungkin nanti akan hadir “Explore Padang,” “Explore Merauke,” dsb. Potensi pengembangannya, tak terbatas! 

portofolio developer

Mindset sebagai Developer

Saat membangun karya, Satria selalu tertantang untuk memikirkan 2 sisi, yakni sisi developer dan user. Buatnya ini penting untuk memastikan karya yang ia buat, memenuhi aspek customer-sentries sekaligus visible untuk dibangun.

Meski berprofesi sebagai pogrammer full time, ia selalu menyempatkan diri untuk belajar di waktu sengang. Di masa luang itulah ia selalu mencari hal-hal baru. Dari aspek personal growth, tahun ini targetnya ingin menuntaskan alur belajar Android Developer di Dicoding dan mulai menekuni alur belajar Multiplatform Developer hingga lulus kelas expert.  

Pria yang aktif di komunitas Lombok Dev ini menutup pembicaraan sore ini dengan sebuah semangat untuk membangun portofolio developer:

“Ubah mindset. Jadi Developer itu susah, tapi bisa. Dan kita semua bisa kalau usaha. Nggak ada yang nggak bisa kalau usaha. Dengan usaha, coding pun jadi mudah. Kita pun berani melangkah. Untuk jadi sukses, kita memang harus melampaui batas kita.” (Satria)

 

Inilah Porttofolio Developer Jawara Asal Sumbawa – end

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Content Editor at Dicoding Indonesia