Apa itu OOP pada Java Beserta Contohnya

Apa itu OOP pada Java? Beserta Contohnya

Hallo, teman-teman! Bagaimana kabarnya? Mudah-mudahan dalam keadaan sehat walafiat. Aamiin.

Apa kamu pernah mendengar OOP? Mungkin sudah dengar tapi belum terlalu paham seperti apa OOP itu ya. Sebagai calon programmer, kamu wajib tahu lho konsep dasar OOP. Mengapa? Sebab zaman now, programmer harus mampu meminimalisir program dan membuatnya tertata rapi. Selain itu juga untuk mempercepat pembuatan aplikasi, serta meminimalisir timbulnya bug.

Hal tersebut dapat teratasi dengan OOP. Kamu tidak perlu menuliskan kode berulang dalam satu script panjang. Itulah salah satu alasan seorang programmer menggebu-gebu untuk mempelajari konsep OOP.

Baik, langsung saja penjelasan mengenai apa itu OOP? Beserta contohnya. Yuk simak bersama-sama.

Mengenal Apa itu OOP?

java programming

Apa kamu sudah tahu kepanjangan dari OOP? OOP adalah merupakan kepanjangan dari Object Oriented Programming. OOP merupakan suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Dalam bahasa Indonesia OOP dikenal dengan PBO (Pemrograman Berorientasi Objek).

Lalu apa tujuannya? OOP bertujuan untuk mempermudah pengembangan sebuah program. Ia memiliki variabel dan fungsi yang  dibungkus ke dalam objek ataupun class. Keduanya dapat saling berinteraksi sehingga membentuk sebuah program.

Mengapa Harus OOP?

Seperti yang kamu ketahui sebelumnya, programmer harus mampu meminimalisir program dan membuatnya tertata rapi. Selain itu juga untuk mempercepat pembuatan aplikasi. Lalu, bukannya kamu bisa bikin program dengan prosedural saja? Iya, tentu bisa. Masalahnya, kalau programnya semakin besar maupun kompleks maka tu semua akan membuat kodemu sulit  di-maintenance

Sebab teknik prosedural identik dengan menggabungkan seluruh kode. Bayangkan jika kamu membuat program sebesar GOJEK dengan teknik prosedural, kamu akan kesulitan untuk memodifikasi kode program tersebut. Malah akan dibuat pusing jika seluruh program disatukan tanpa mengorganisasikan kode program. Nah, itulah alasan mengapa kamu harus menggunakan teknik OOP. Berikut merupakan komponen OOP yang penting untuk kamu pelajari.

Class dan Object

Class bertugas untuk mengumpulkan prosedur/fungsi dan variabel dalam satu tempat. Class merupakan blueprint dari sebuah objek atau cetakan untuk membuat objek. Contoh class sebagai berikut ini.

Class akan merepresentasikan objek yang mau dibuat. Jadi dalam membuat nama kelas harus disesuaikan dengan objek yang akan dibuat. Penulisan nama class memiliki aturan. Yakni dengan format PascalCase. Apa itu? Penulisannya diiawali dengan huruf kapital. Jika nama variabel tersusun dari dua kata atau lebih maka tidak perlu diberi spasi di antaranya dan diawali dengan huruf kapital pula.

Misal: class MakananKucing, class Senjata, dan class SignIn.

Sedangkan object adalah sebuah variabel instance yang merupakan wujud dari class. Instance merupakan wujud dari sebuah kelas. Sebuah objek digambarkan dengan variable dan method.

Class berisi dari beberapa kumpulan definisi variabel dan fungsi yang menggambarkan sebuah objek. Ok, apakah teman-teman sudah mulai paham? Tidak hanya terdiri dari class, OOP juga terdiri dari beberapa elemen penyusun lainnya seperti attribute, method, inheritance dsb.

Atribut

Atribut merupakan bagian dari sebuah kelas yang masih berhubungan erat dari kelas tersebut. Atribut bisa juga disebut sebagai properti atau properties dari sebuah class. Contohnya ketika kamu punya sebuah class Motor, maka kamu dapat menambahkan atribut seperti kecepatan motor, umur motor, ukuran, ban, warna dsb. Untuk lebih detailnya, kita contohkan pada program berikut:

Penggunaan atribut berlaku dari kurung kurawal awal ({) sampai dengan sebelum kurung kurawal akhir (}). Ini dinamakan scope. Untuk penulisannya menggunakan format lowerCamelCase. Jadi untuk kata pertama diawali dengan huruf kecil, sedangkan kata selanjutnya diawali dengan huruf kapital. Sama seperti PascalCase, penggunaan spasi tidak diperkenankan ketika menghubungkan dua kata atau lebih dari sebuah nama properti.

Contohnya length, width, apple, speedlistMovies, dll.

Method

Method berperan menjelaskan bagaimana suatu atribut beraksi. Peran yang dimaksud berupa tingkah laku (behavior) yang dapat digambarkan oleh suatu methodMisal class Manusia. Manusia tentu memiliki method berupa tingkah laku, seperti berpikir, berjalan, berbicara, makan dll. Maka tentunya method dapat disesuaikan dengan program yang dibuat.

Baik, biar lebih jelas kita akan coba implementasikan ke dalam sebuah kode Java. Kalian bisa menggunakan IDE seperti Bluej ataupun Intellij. Selain itu kamu bisa gunakan compiler online seperti repl.it atau glot.io.

Eits, kamu wajib baca dan pahami Materi Pemrograman Dasar Pada Java sebelum kamu lanjut belajar lebih dalam mengenai OOP.

Pertama, kamu bisa buat class Hewan.

Kode lab:

Kemudian kamu bisa buat class Kelinci. Tulislah kode program berikut ini:

Kode lab:

Tabel class Hewan dan class Kelinci saling berkaitan. Artinya kelas Kelinci dapat memanggil method dari class Hewan.

tabel class

Kamu dapat menjalankan program tersebut, maka output-nya seperti ini:

output method

Kemudian kita akan menambahkan beberapa properti tambahan seperti ini

Kode lab:

Kemudian tambahkan beberapa kode program pada class Kelinci.

Kode lab:

Maka output-nya:

output method property

Catatan : Tanda // adalah komentar yang bisa Anda gunakan untuk menjelaskan maksud dari kode program java.

Inheritance

Inheritance adalah hubungan antara dua objek atau lebih. Di mana terdapat sebuah objek utama yang mewariskan attribute maupun method yang dimilikinya kepada objek lainnya, baik itu sebagian maupun keseluruhan.

Contohnya seekor anak kucing berjenis mamalia, mewarisi sifat dan juga bentuk fisik orang tuanya, seperti bulu, mata, telinga, bahkan suaranya.

Suatu objek diwariskan dengan menggunakan keyword extends. Baik, pertama buatlah class Hewan. Class Hewan merupakan parent class  atau orang tua dari semua kelas.

Kode lab:

Kemudian Buat class Kucing, yang artinya merupakan turunan dari class Hewan. Gunakanlah keyword extends.

Kode lab:

Dan yang terakhir buatlah class  dengan nama Main. Kelas ini berguna untuk menjalankan atau mengeksekusi sebuah program.

Kode lab:

Jika coding-mu benar, maka tabel akan berbentuk seperti gambar di bawah ini:

table inheritance

Dan ketika dijalankan maka output-nya seperti ini:

output inheritance

Baik sekian yang saya dapat sampaikan. Agar lebih mahir ngoding bahasa Java, kamu bisa gabung di kelas Memulai Pemrograman Dengan Java.

“Masalah utama seorang programmer adalah anda tidak pernah tau apa yang sedang dia kerjakan, sampai ketika masalah itu muncul dan sudah terlambat untuk mengatasinya.” 

(Seymour Cray)

Jika ada yang ditanyakan jangan sungkan isi pada kolom komentar ya.

Apa Itu OOP Pada Java? Beserta Contohnya– karya Rendi Juliarto, Intern Junior Content Writer

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Intern Junior Content Writer di Dicoding