Dicoding tidak menoleransi segala bentuk tindakan plagiarisme pada seluruh proses pembelajaran di platform Dicoding. Dalam Dicoding, plagiarisme submission merupakan tindakan mengeklaim atau menggunakan proyek orang lain sebagai milik sendiri ketika mengumpulkan submission. Tindakan plagiarisme berlaku juga ketika siswa menyalin, mengikuti, mengubah urutan kode pada proyek submission.
Setiap submission yang ada di kelas Dicoding didesain untuk memiliki tujuan pembelajaran (learning outcome). Tujuan ini dicapai dengan berbagai cara, misalnya dengan menghadapkan siswa pada studi kasus (kriteria submission), eror, dan hal lainnya yang merupakan representasi dari tantangan pemrograman di dunia nyata.
Di bawah ini merupakan contoh tindakan plagiarisme pada submission secara spesifik:
Bukan tindakan plagiarisme pada submission:
Dalam mengerjakan submission pada platform Dicoding Academy, siswa seharusnya menuliskan kodenya sendiri tanpa menyalin seluruh atau sebagian kode dari sumber manapun.
Perlu dicatat bahwa dalam konsep penerapan di dunia kerja, diperlukan sebuah pemahaman mendalam dalam menuliskan kode. Karena kode yang ditulis akan menjadi tanggung jawab developer di kemudian hari.
Jika siswa mengerjakan submission bersama dengan siswa lainnya, disarankan untuk memahami konsep dari materi yang ada. Lalu, pastikan setiap orang memahami kriteria dari submission yang akan dikerjakan dan melakukan penulisan kode secara individu.
Tindakan plagiarisme dapat merusak dan merugikan diri sendiri dalam proses belajar siswa di Dicoding Academy, seperti:
Tindakan plagiarisme dapat mengurangi peluang kesuksesan siswa, karena siswa yang menjiplak sering gagal untuk mendapatkan pemahaman mendalam pada suatu materi. Gagalnya pemahaman yang mendalam akan berdampak nantinya pada saat dunia kerja.
Saat mengikuti kelas Dicoding, setiap peserta telah menyetujui aturan pakai Dicoding termasuk di dalamnya konsekuensi terhadap tindakan plagiarisme pada submission. Kami memiliki sistem untuk memeriksa plagiarisme dan semua bukti akan tersimpan di sana. Selain itu, pengalaman para reviewer dalam menemukan plagiarisme sudah cukup teruji.
Kami memiliki hak mutlak untuk mengenakan sanksi kepada peserta plagiat yang melanggar ketentuan di atas. Sanksi tersebut berupa penangguhan akun Dicoding. Artinya Anda tidak dapat melakukan submission apapun di kelas Dicoding Academy selama masa penangguhan. Progress belajar peserta kelas Dicoding Academy pun, otomatis kami reset ke 0 (nol), tanpa terkecuali.
Sebagai informasi, berikut adalah sanksi jika Anda melakukan plagiasi saat mengirimkan submission di kelas Dicoding Academy:
Sanksi plagiarisme melekat pada setiap akun Dicoding, tanpa terkecuali.
Banding plagiarisme adalah proses yang dapat Anda tempuh ketika Anda memiliki keyakinan bahwa Anda tidak melakukan plagiarisme, meskipun mungkin ada dugaan sebaliknya.
Ketika Anda merasa bahwa tindakan yang telah Anda lakukan kemungkinan merupakan plagiarisme, langkah yang bijak adalah memulai kembali proyek submission Anda dari awal. Dengan cara ini, Anda akan memiliki kesempatan untuk menghindari segala bentuk tindakan plagiarisme dan memastikan bahwa proyek yang dikerjakan benar-benar asli dan sesuai dengan standar dan ketentuan mengirimkan tugas submission yang telah Dicoding tentukan.
Untuk memastikan bahwa proyek yang Anda kirimkan tidak dianggap sebagai tindakan plagiarisme, sangat penting untuk menjelaskannya secara komprehensif kepada reviewer. Selain itu, Anda harus melengkapi penjelasan Anda dengan beberapa informasi tambahan berikut:
Silakan berikan deskripsi lengkap tentang bagaimana Anda mengerjakan submission ini. Ini bisa mencakup langkah-langkah yang Anda ambil, tools atau teknologi yang Anda gunakan, dan bagaimana Anda mengatasi tantangan yang mungkin muncul selama proses pengerjaan.
Sebutkan secara detail sumber referensi apa yang Anda gunakan selain modul Dicoding. Ini bisa berupa buku, artikel, tutorial online, atau sumber lainnya yang Anda konsultasikan untuk mendukung pengerjaan submission Anda.
Jika Anda mengikuti panduan yang ada dalam modul belajar, jelaskan bagaimana kode Anda berbeda dari apa yang ada di dalam modul tersebut. Fokuskan pada bagian-bagian yang Anda modifikasi, tambahkan, atau ubah agar sesuai dengan kebutuhan proyek submission Anda.
Jelaskan secara rinci mengapa Anda yakin bahwa kode yang Anda tulis merupakan karya asli Anda. Apakah Anda memiliki pendekatan atau ide yang berbeda? Apakah Anda melakukan penelitian tambahan untuk memastikan orisinalitas kode Anda? Jelaskan alasan-alasan ini.
Lampirkan screenshot atau gambar yang relevan untuk mendukung penjelasan Anda. Ini bisa berupa perbandingan antara kode Anda dengan referensi yang ada di luar modul Dicoding atau modul itu sendiri. Gambar-gambar ini akan membantu reviewer dalam mengevaluasi argumentasi Anda.
Untuk setiap submission yang dinyatakan sebagai tindakan plagiat, peserta hanya memiliki satu kesempatan untuk mengajukan banding. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa keterangan atau penjelasan yang Anda sertakan dalam pengajuan banding memiliki tingkat keakuratan dan kekuatan argumen yang tinggi. Penggunaan Template Pengajuan Banding Plagiarisme sangat disarankan untuk memfasilitasi dan mempercepat proses peninjauan banding Anda.
Untuk memahami dengan lebih rinci bagaimana melakukan proses banding terkait kasus plagiarisme, Anda dapat mempelajari panduan langkah demi langkah dalam "Cara Banding Akun yang Dinyatakan Melakukan Tindakan Plagiarisme." Dengan memahami langkah-langkah ini, Anda akan dapat mengajukan banding dengan lebih efektif dan efisien.
Ketika melakukan proses banding submission, terdapat beberapa alasan yang tidak dapat reviewer terima dalam melakukan tindakan plagiarisme.