Beasiswa Coding dari Dicoding untuk Indonesia

Siswa Terpilih Beasiswa Pemrograman Dicoding 2019

Siswa Terpilih Beasiswa Pemrograman Dicoding 2019 –

Dicoding menyalurkan beasiswa pemrograman untuk berbagai kelas akademi yang terkumpul melalui,

  1. Program Berbagi Beasiswa
  2. Program Donasi melalui Kitabisa
  3. Program Pengumpulan Donasi melalui Dicoding Points
Kriteria penerima beasiswa:
  1. Disalurkan bagi developer yang membutuhkan.
  2. Target utama penyaluran beasiswa adalah anak muda 18 tahun atau kurang, per 16 Juni 2019.

Pendaftaran untuk beasiswa telah ditutup pada Rabu, 3 Juli 2019, dan kami telah menerima banyak pelamar.

 

Alasan Mendaftar Beasiswa Pemrograman Dicoding

Penerima beasiswa ini memiliki passion yang luar biasa untuk belajar namun menghadapi beberapa keterbatasan seperti biaya. Berikut beberapa cuplikan mengenai alasan mereka mendaftarkan diri.

“Saya sangat tertarik dengan flutter dan sangat ingin mempelajarinya lebih dalam, dan saya yakin materi yang diberikan pada kursus dicoding akan sangat berguna bagi saya. Ketertarikan saya pada flutter awalnya karena mengikuti workshop flutter dan semenjak saya tau juga kalau di dicoding ada kursus akademy flutter, saya jadi semakin tertarik. Namun karena keterbatasan ekonomi, sayangnya saya hanya bisa mencoba versi trialnya saja dan tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli kursus akademy flutter di dicoding, padahal menurut saya isi modulnya itu sangat bagus dan terstruktur. Keluarga saya memiliki latar belakang sebagai keluarga yang kurang mampu dan tidak ada yang berkecimpung di dunia IT dan saya juga belum memiliki pekerjaan, namun saya memiliki keinginan yang sangat besar dan merasa sangat senang ketika bisa mempelajari perkembangan teknologi. Sekarang saya juga sedang menabung untuk membuka akun play store dan berharap ilmu flutter yang saya pelajari bisa menjadi perbekalan untuk masa yang akan datang. Jadi saya sangat berharap diberikan kesempatan untuk beasiswa ini.”

“Ayah saya adalah seorang buruh pabrik dengan gaji 2jt/bulan dan ibu saya adalah seorang ibu rumah tangga. Saya baru lulus SMP, sedangkan adik-adik saya baru mencapai kelas 2 SMP dan kelas 4 SD.”

“Saat ini saya berada di semester 2 untuk major ilmu komputer di Universitas Gadjah Mada, memang terkesan perjalanan masih jauh. Namun, saya merasa bahwa apa yang akan saya dapat di bangku perkuliahan tidak akan membantu saya untuk menempa hardskill saya. Dengan beasiswa ini, saya kira saya bisa mendapatkan ilmu yang lebih banyak mengenai perkembangan teknologi. Saat ini, saya sedang menaruh ketertarikan terhadap backend engineering dan mulai membuat self-project untuk meningkatkan skill saya. Dengan dengan adanya, beasiswa ini tentunya saya akan terbantu untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknologi sekarang.”

“Alasan saya mendaftar pada program beasiswa dicoding dikarenakan saya tidak mampu menyisihkan uang untuk belajar di Dicoding karena bagi saya untuk ikut kelas MADE atau KADE masih cukup mahal dan butuh waktu yang lama untuk mengumpulkan uang sebanyak itu. Selain itu saya juga merasa tertinggal dengan pelajaran yang ada dikampus, hal itu dikarenakan latar belakang pendidikan SMA saya yang berada di perdesaan tidak sebaik pendidikan SMA dikota-kota yang mana sudah mempelajari pemograman. Bahkan SMK di kampung saya pun tidak difasilitasi komputer hal itu yang membuat saya enggan untuk masuk SMK. Ditambah lagi ketika kuliah semester 1 dan 2 saya berjualan ikan dipasar pagi untuk bisa memenuhi kebutuhan saya selama berkuliah di kota medan dikarenakan penghasilan orang tua saya yang tidak seberapa. Karena saya berjualan ikan mulai jam 03.00 WIB sampai jam 07.00 WIB, saya sangat terganggu dikelas karena saya masih dalam keadaan ngantuk dan bau amis ikan yang masih menempel ditangan saya sementara proses perkuliahan dimulai pada jam 09.00 WIB. Saya bertahan dengan keadaan tersebut selama 2 semester. Namum pada semester 3 Abang saya telah lulus kuliah dan sudah mulai bekerja. Lalu saya mulai berhenti bekerja dan sampai saat ini beliaulah yang membiayai pekuliahan saya. Berbekal laptop bekas pemberiaannya saya mulai memfokuskan diri hanya untuk belajar dan mengasah skill. Walaupun saya cukup lambat dalam menangkap pelajaran, tapi saya percaya dengan kerja keras dan tekad yang kuat saya percaya tidak ada pelajaran tidak bisa dipahami. Jadi, semoga dengan adanya program beasiswa Dicoding saya dapat terbantu untuk mengejar ketertinggalan saya dan mulai melangkah didepan. saya juga melampirkan beberapa foto saya ketika masih berjualan .”Harus menjual ikan di pagi untuk membiayai hidup

 

Siswa Terpilih Beasiswa Pemrograman Dicoding

Berikut adalah daftar 89 siswa terpilih untuk Beasiswa Pemrograman Dicoding. Umur siswa dari 12 tahun sampai 29 tahun, dengan mayoritas (87%) berumur 18 tahun atau lebih muda. Sebanyak 16% perempuan.

Penerima beasiswa akan dihubungi langsung melalui nomer telpon yang telah didaftarkan.

*Umur pada 16 Juni 2019.

No Nama (sesuai alfabet) Alamat Akun Dicoding Umur* Beasiswa
1 Adha Pratama adha**** 17 Membangun Progressive Web Apps
2 Adi Agustio adia**** 23 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
3 Adilah Qurrotu Aini adil**** 17 Menjadi Construct 2 Developer Expert
4 Ahmad Jailani ahma**** 17 Menjadi Android Developer Expert
5 Akbar Heksa Maulana nabi**** 17 Membangun Progressive Web Apps
6 Akbar Putra Pangestu ap97**** 18 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
7 Ali Mustofa soft**** 18 Menjadi Android Developer Expert
8 Alreiyananda anov**** 17 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
9 Alysa Saufika Ananda alys**** 17 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
10 Amelia Novita amel**** 18 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
11 Andhika Agung Pratama Andh**** 16 Menjadi Kotlin Android Developer Expert
12 Andhika Novrandi Sinaba andh**** 29 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
13 Andre liem**** 18 Menjadi Azure Cloud Developer
14 Anggiat Sintong Sahat Pasaribu angg**** 20 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
15 Argya Aulia Fauzandika ardi**** 17 Membangun Progressive Web Apps
16 Arief Nur Hidayah arie**** 17 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
17 Atha Dhaiffathin emai**** 14 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
18 Bagus Ridho Samodra kisr**** 17 Menjadi Flutter Developer Expert
19 Bintang Piaggi Putra baju**** 17 Belajar Android Jetpack Pro
20 Brilliant Djaka Irfanuddin Rofiq bria**** 17 Menjadi Flutter Developer Expert
21 Cahyo Arissabarno cahy**** 18 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
22 Christabel Agnesta Putri Pranesi chri**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
23 Dennito Gilbert Gultom denn**** 18 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
24 Dicky Al Fattah alfa**** 17 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
25 Dzulfikar Fauzi dzul**** 24 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
26 Essy Humaira Nabila ebil**** 17 Menjadi Azure Cloud Developer
27 Fardan Faturrahman Hermanto danf**** 16 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
28 Febbry Astuty febb**** 18 Menjadi Android Developer Expert
29 Ferdian Julianto juli**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
30 Fikri Haikal fika**** 17 Menjadi Kotlin Android Developer Expert
31 Firmansyah Tristadika Prakosa tris**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
32 Fitria Widyani fitr**** 16 Menjadi Android Developer Expert
33 Gabriella Renata Alvilianita gabr**** 20 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
34 Galih Febrianto gali**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
35 Hariyanto hari**** 17 Menjadi Android Developer Expert
36 Hermawan Arby herm**** 18 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
37 I Putu Cikal Taruna cika**** 18 Belajar Android Jetpack Pro
38 Ibrahimsyah Zairussalam ibra**** 18 Membangun Progressive Web Apps
39 Ikhwata Andy Pratama ikhw**** 18 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
40 Indhah Pujihastuti indh**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
41 Indra Sumantri ndrt**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert
42 Isra Muaeni imua**** 21 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
43 Jecky Chandra jack**** 17 Menjadi Flutter Developer Expert
44 Jonatan Prima Hutabarat jona**** 21 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
45 Jun Kevin junk**** 18 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
46 M. Julius Saputra mr.m**** 17 Menjadi Kotlin Android Developer Expert
47 Mar’I Fauzan Rambe mari**** 17 Membangun Progressive Web Apps
48 Maulana Hanif Al-Faqih Rojichan maul**** 15 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
49 Maulana Rasoky Nasution raso**** 18 Menjadi Flutter Developer Expert
50 Mohammad Naufal Hafiizh nauf**** 17 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
51 Muhamad Panji Wiramanik panj**** 17 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
52 Muhammad Aditya Hasry ryug**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
53 Muhammad Ardhi Nur Rayid muha**** 18 Belajar Membuat Game untuk Pemula
54 Muhammad Avtara Khrisna khri**** 17 Menjadi Android Developer Expert
55 Muhammad Azri Fatihah Susanto fari**** 15 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
56 Muhammad Dzaky Rahmanto dzak**** 17 Belajar Android Jetpack Pro
57 Muhammad Fahmi Ilham fahm**** 21 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
58 Muhammad Fariz Fakhruddin mfak**** 17 Menjadi Flutter Developer Expert
59 Muhammad Farrij Rifai ripa**** 19 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
60 Muhammad Gagas Borneo Iskandar gaga**** 16 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
61 Muhammad Rajiv Fachrezy raji**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
62 Muhammad Reza rock**** 18 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
63 Muhammad Rizaldy mriz**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
64 Muhammad Shalahudin Syahputra mssy**** 16 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
65 Naufal Fadhil Athallah nauf**** 18 Menjadi Android Developer Expert
66 Nuhita Aunillah nuhi**** 16 Belajar Membuat Game untuk Pemula
67 Pandji Aprillian Pamungkas pand**** 20 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
68 Pradika Gustiansyah prad**** 24 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
69 Rafi Izzatul Rizqu Faris risq**** 16 Menjadi Flutter Developer Expert
70 Rafliandi Ardana herp**** 18 Menjadi Flutter Developer Expert
71 Ramadhan rama**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
72 Rezha Jamil Nasution yama**** 17 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
73 Ridwan Cahya Alfiandi ridw**** 15 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
74 Rifqi Amar Ghassani Harahap rifq**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
75 Riski Agustian Pratama ragu**** 16 Menjadi Android Developer Expert
76 Rivaldo Juliano riva**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
77 Rizal Setia Purnama grtk**** 16 Membangun Progressive Web Apps
78 Rizki Maulana kiki**** 18 Menjadi Flutter Developer Expert
79 Rizky Fadillah fadi**** 16 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
80 Robby Alamsyah robb**** 18 Menjadi Construct 2 Developer Expert
81 Shella Anisa Fadwa shel**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
82 Shella Maulani hida**** 12 Menjadi AWS Solutions Architect Associate
83 Teuku Muhammad Fadhil teuk**** 18 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula
84 Thoriq Ilham Kurniawan thor**** 18 Menjadi Construct 2 Developer Expert
85 Tri Wardana Kusuma aman**** 18 Menjadi Kotlin Android Developer Expert
86 Vanessa Florentina Patricia vane**** 15 Menjadi Kotlin Android Developer Expert (Dengan Buku)
87 Yasser Khatami Anshor khat**** 18 Membangun Progressive Web Apps (Dengan Buku)
88 Yosada Dede Aressa masy**** 23 Memulai Pemrograman Dengan Kotlin
89 Zulfahmi Trimahardika zulf**** 17 Membuat Aplikasi Android untuk Pemula

 

Tertarik mengenai program beasiswa lainnya? Dicoding bekerjasama dengan Google untuk mengadakan program Google Developers Kerja. Simak ceritanya di  https://www.dicoding.com/blog/4-alasan-wajib-ikutan-google-developers-kejar-2019/

Mau tau contoh hasil beasiswa belajar di Dicoding? Ada Junia Firdaus yang dulunya sempat ojol, sekarang jadi Android Engineer:

“Junia Firdaus: dulu Loper Koran kini Android Engineer” https://www.dicoding.com/blog/junia-firdaus/

 

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this: