Apa itu Object Storage? Buat Object Storage-mu Langsung di Cloudeka!

Di artikel sebelumnya, kami membawamu untuk mencoba salah satu layanan Cloudeka yaitu Deka Flexi. Jika kamu belum tahu apa itu Cloudeka atau mencoba layanannya, kamu bisa simak artikel yang kami buat sebelumnya pada tautan:

Untuk kamu yang sudah menyimak artikel tersebut, pasti tahukan bahwa layanan Cloudeka bukan hanya Deka Flexi saja? Nah, di artikel kali ini kita akan membahas layanan lain yang tentunya tak kalah canggih dari Deka Flexi. Apa itu? Perkenalkan Deka Box layanan Object Storage milik Cloudeka!

Pengenalan Object Storage

Sebelum membahas layanan Deka Box, ada baiknya kamu mengenal dulu apa itu Object Storage.

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Tahukah kamu bahwa sebagian besar bisnis memiliki data yang perlu disimpan pada sebuah tempat penyimpanan? Jika data tersebut terstruktur, kamu dapat menyimpannya di database. Namun, bagaimana bila data tersebut berupa objek (berkas) utuh seperti dokumen; media seperti MP3 dan MP4; atau gambar seperti JPG, PNG, maupun GIF? Apakah data tersebut dapat disimpan secara efektif di database? Tentu tidak ya!

Alih-alih menyimpannya di dalam database (dalam bentuk Binary), kamu dapat menyimpan berkas-berkas tersebut di dalam Object Storage. Karena Object Storage atau biasa dikenal Object-Level Storage merupakan tempat penyimpanan yang di dirancang khusus untuk menyimpan data dalam bentuk objek.

Berikut adalah beberapa kelebihan dari Object Storage secara umum:

  • Memiliki kapasitas yang besar : Kebanyakan Cloud Provider menyediakan Object Storage berkapasitas besar, bahkan tak terbatas (unlimited). Hal ini menjadikan Object Storage cocok digunakan untuk menyimpan berkas yang banyak ataupun berukuran besar.
  • Mudah dalam menetapkan hak akses :  Object Storage terlahir sebagai teknologi Cloud Native. Hal tersebut menjadikan Object Storage memiliki hak akses yang diatur di bawah kebijakan Cloud Provider. Di mana, kita bisa secara mudah juga dalam mengatur hak akses dan membagikan objek di dalamnya melalui Internet.
  • Mudah dikelola dan integrasikan dengan sistem : Beberapa Cloud Provider menyediakan konsol dalam mengelola objek di dalam Object Storage. Bahkan, Cloud Provider menyediakan SDK (Software Development Kit) guna dapat diintegrasikan dengan baik dengan sistem atau aplikasi yang kamu miliki.
  • Hemat biaya : Menyimpan berkas di dalam Object Storage jauh lebih hemat biaya dibandingkan menyimpannya di dalam Block StorageFile System, ataupun Database. Karena Object Storage dirancang memang untuk menyimpan berkas atau objek.
  • Ketahanan yang tinggi : Beberapa Cloud Provider menjamin ketahanan berkas yang sangat tinggi. Bahkan hingga, 99.99999999%. Jadi, Cloud Provider menjamin berkasmu tidak akan pernah hilang.
  • Memiliki kemampuan back-up otomatis : Beberapa Cloud Provider menerapkan back-up otomatis terhadap berkas disimpan di dalam Object Storage. Jadi, hal ini semakin menguatkan mengapa ketahanan pada Object Storage sangat tinggi.

Cloudeka sebagai provider lokal di Indonesia juga memiliki layanan Object Storage loh. Perkenalkan Deka Box!

Deka Box, Solusi Object Storage dari Cloudeka

Deka Box dari Lintasarta Cloudeka adalah layanan Object Storage yang dapat kamu manfaatkan untuk mengelola penyimpanan data perusahaan. Dengan kemampuan kontrol replikasi, data yang kamu simpan dapat berada di berbagai lokasi.

Selain keunggulan umum dari Object Storage yang sudah kamu ketahui, Berikut adalah beberapa manfaat lain yang kamu dapatkan ketika menggunakan Deka Box sebagai solusi Object Storage:

  • Mudah mengelola dan mengontrol data :  Kamu bisa mengonfigurasi melalui web portal yang disediakan untuk pelanggan, mengelola kebutuhan replikasi antar lokasi, dan memberikan akses Bucket (Storage) ke pengguna.
  • Memiliki Kinerja tinggi sebagai Penyimpanan Cloud : Deka Box dilengkapi dengan SSD Storage guna mendukung kinerja terbaik sebagai solusi Object Storage.
  • Terjangkau dan Sesuai Kebutuhan : Deka Box menawarkan harga yang terjangkau karena tidak ada biaya tambahan untuk egress/ingress dan port. Serta, gratis jaringan Internet yang dapat digunakan antar sesama pengguna dengan bandwidth hingga 1 Gbps IIX dan 200 Mbps IX.
  • Menjadi Static Web Hosting : Deka Box dapat dijadikan solusi sebagai Static Web Hosting. Kamu cukup mengunggah berkas static seperti HTML, CSS, atau JavaScript Client Scripting yang kamu miliki.
  • S3 Compatible : Deka Box merupakan S3 Compatible Object Storage. Di mana Deka Box dapat melakukan hampir segala hal yang dapat dilakukan oleh Amazon S3, alias produk paling kondang sebagai layanan Object Storage saat ini.

Untuk mengetahui harga penggunaan dari Deka Box, Cloudeka menyediakan platform perhitungan biaya sesuai kapasitas yang digunakan. Jika ingin mencobanya, silakan kunjungi halaman kalkulator harga.

Mencoba Deka Box di Cloudeka

Setelah kamu mengetahui apa itu Object Storage, tak afdal rasanya bila tidak mencobanya langsung di Cloudeka. Sekarang, kami akan tunjukkan bagaimana caranya membuat Deka Box dan pengoprasian dasar menggunakan S3 Browser. Namun sebelum itu, pastikan kamu sudah memiliki akun Cloudeka dan project di dalamnya. Jika belum, silakan simak artikel blog berikut: Coba Cloudeka Deka Flexi Sekarang, Gratis!

Jika kamu sudah memiliki akun Cloudeka, silakan login pada web portal Cloudeka pada tautan: Halaman Login Portal Cloudeka.

Silakan masukkan alamat email dan password akun Cloudeka yang kamu miliki. Setelah itu, klik tombol Sign In.

Setelah berhasil masuk ke web portal Cloudeka, silakan pilih proyek yang sudah dibuat. Contohnya kami tunjukkan proyek dicoding-academy.
Setelah memilih proyek, Kemudian klik menu Object Storage pada panel samping kiri.

Selanjutnya, akan tampak halaman daftar Object Storage yang dimiliki. Tentu saat ini masih kosong dan kita akan segera membuatnya.

Silakan klik tombol Create Object Storage untuk mulai membuat Object Storage.

Kemudian, isi formulir dengan nilai berikut:

  • Select Quota Size: 5 GB
  • Region: us-east-1
  • Billing Type: Default
  • Choose a unique name: (berikan nama Bucket yang unik).

Ingat! Nama buket haruslah unik, alias belum pernah ada yang menggunakan sebelumnyaKamu bisa memberikan nama apa pun selama mengikuti aturan:

  • Menggunakan huruf kecil semua
  • Tidak mengandung karakter spesial selain tanda strip (-)

Contoh kami akan berikan nama Bucket-nya adalah dicoding-demo-test-bucket.

Setelah semua formulir terisi, selanjutnya klik tombol Create Object Storage. Proses pembuatan bucket akan berjalan.

Pembuatan Object Storage (Bucket) selesai! Sekarang, kita akan coba simpan sebuah berkas ke dalam Bucket tersebut. Untuk melakukannya, kita akan menggunakan tools bernama S3 Browser. Hal ini dapat dilakukan karena Deka Box merupakan S3 Compatible Object Storage.

Sebelum itu, kamu bisa unduh tools S3 Browser melalui tautan berikut:

Setelah S3 Browser Chrome Extensions terpasang, maka akan muncul halaman berikut:

Oke, sebelum melakukan konfigurasi, kita perlu mendapatkan dulu Access key id dan Secret access key agar Bucket dapat dioperasikan melalui S3 Browser. Caranya, silakan kembali ke web portal Cloudeka, kemudian pilih Bucket yang baru saja dibuat.

Kemudian kamu akan diarahkan ke halaman detail dari Bucket tersebut. Selanjutnya, klik tab Access Key.

Kemudian klik tombol icon “mata” untuk melihat Key Id dan Secret Key.

Kamu perlu memasukkan password untuk melihat Secret Key. Silakan masukkan password akun Cloudeka-mu. Setelah itu, klik tombol Reveal.

Jika berhasil, maka kamu bisa melihat Access Key ID dan Secret Access Key yang digunakan untuk konfigurasi S3 Browser.

Oke, kembali ke S3 Browser. Silakan isikan formulir konfigurasi berikut:

  • Protocol : S3 – Custom
  • Host : bucket.cloud.lintasarta.co.id
  • Port : 8082
  • TLS : Checklist
  • Region : us-east-1
  • Bucket path style : Path Style
  • Access key Id : (Access key id milikmu)
  • Secret access key : (Secret access key milikmu)

Setelah formulir lengkap, klik tombol Save, kemudian Connect. Jika berhasil terhubung, maka pada S3 Browser akan tampak Bucket yang kamu miliki.

Untuk mengunggah berkas ke dalam Bucket, silakan klik dua kali pada nama Bucket-mu, kemudian pilih tombol dengan icon “unggah”.

Pilih berkas yang kamu ingin unggah. Contoh pilihlah berkas gambar. Setelah selesai, maka berkas yang diunggah akan tampak di dalam Bucket.

Mudah kan? Kamu bisa mengelola berkas lainnya dengan mudah di dalam Bucket melalui S3 Browser ini.

Karena Bucket tersedia secara Cloud, maka kamu juga bisa membagikan berkas yang ada melalui sebuah URL. Caranya, silakan pilih berkas yang ingin dibagikan, kemudian klik tombol “Share Link” untuk mendapatkan URL.

Maka akan menghasilkan Shareable link:

Link yang dihasilkan adalah berupa Presigned URL atau URL memiliki masa kedaluwarsa. Jadi, kamu bisa secara aman membagikan link yang hanya dapat diakses dalam kurun waktu tertentu. Hebat bukan?


Catatan: 
Setelah mencoba, jangan lupa untuk menghapus kembali Object Storage guna menghindari tagihan yang muncul.

Penutup

Ketahuilah masih banyak hal yang kamu bisa lakukan dengan Object Storage dari Cloudeka. Contohnya, menjadikannya web hosting static dalam membangun website static-mu, atau bahkan dapat diintegrasikan dengan aplikasi buatanmu dengan menggunakan aws-sdk melalui kemampuan S3 Compatible-nya.

Sekian artikel kali ini, semoga kamu mendapatkan pengetahuan baru dan tertarik untuk mencoba Object Storage sebagai solusi penyimpanan perusahaan kamu.
Untuk informasi lebih detail mengenai Deka Box, tak ada salahnya untuk mengunjungi website resminya Cloudeka untuk cari tahu lebih detail terkait Deka Box.
Sampai ketemu di artikel selanjutnya!


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.
Beasiswa Kelas Pemrograman

Dapatkan beragam informasi terbaru mengenai beasiswa dan informasi menarik lainnya melalui Newsletter Dicoding. Subscribe sekarang!