Menjadi Fasilitator untuk Membantu Banyak Orang dan Diri Sendiri Bertumbuh

Cerita Dyna Akmila, Google Skills Arcade Fasilitator

Bagi Dyna Akmila (25), mempelajari teknologi ternyata membuka kesempatan yang jauh lebih luas daripada sekadar mengembangkan kemampuan teknis. Berawal dari ketertarikannya pada cloud computing semasa kuliah, perempuan asal Kabupaten Bandung ini tak hanya mampu membimbing ratusan peserta belajar teknologi, tetapi juga memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mengembangkan bisnis fashion miliknya sendiri.

Perjalanan tersebut bermula ketika Dyna mengikuti program Bangkit pada alur belajar Cloud Computing. Pengalaman itu memperkuat ketertarikannya terhadap teknologi sekaligus memberinya kepercayaan diri untuk mengambil kesempatan baru. Salah satunya adalah menjadi Google Skills Arcade Fasilitator, peran yang telah dijalaninya sejak 2024.

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Siapa sangka, pengalaman membantu orang lain belajar justru menjadi kesempatan bagi Dyna untuk mengenal kemampuannya sendiri lebih jauh?

Pribadi yang Selalu Bersemangat Mengembangkan Diri

Ketertarikan Dyna terhadap teknologi membawanya mengikuti berbagai kesempatan pengembangan diri selama berkuliah. Selain menyelesaikan program Bangkit, ia pernah menjadi mahasiswi pertama di kampusnya yang berhasil mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

Pencapaian tersebut memberinya kesempatan untuk diundang berbagi pengalaman kepada mahasiswa lain. Dari sana, Dyna semakin percaya diri untuk berkontribusi dalam komunitas pembelajaran teknologi.

Pada 2024, Dyna mulai menjadi Google Skills Arcade Fasilitator. Setahun kemudian, ia kembali menjalankan peran tersebut ketika sedang menyelesaikan penelitian skripsi mengenai sistem informasi berbasis web yang mengimplementasikan layanan Google Cloud Platform (GCP).

“Teknologi cloud computing berkembang sangat pesat sehingga saya ingin terus memperbarui pengetahuan teknis saya sekaligus membantu rekan-rekan lain agar bisa belajar bersama,” ungkap Dyna.

Keinginannya untuk terus memberikan dampak membuat Dyna kembali bergabung sebagai fasilitator pada 2026. Ia ingin mengembangkan strategi pendampingan yang semakin efektif agar lebih banyak peserta dapat menyelesaikan pembelajaran.

Menghadapi Tantangan dalam Membimbing Ratusan Peserta

Menjadi fasilitator mempertemukan Dyna dengan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap peserta memiliki latar belakang, tingkat pemahaman, dan motivasi belajar yang berbeda.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Dyna adalah peserta yang mendaftar karena takut tertinggal tren, tetapi belum memiliki komitmen belajar yang kuat. Untuk mengatasinya, ia menerapkan kesepakatan bersama sejak awal program agar setiap anggota kelompok berkomitmen untuk menyelesaikan learning path.

Menurutnya, pendekatan tersebut berhasil meningkatkan keaktifan dan kelulusan peserta. Ia juga membuat panduan, tutorial, dan konten edukasi melalui media sosial agar informasi lebih mudah dipahami dan diakses.

“Pengalaman yang sangat berharga dan kaya akan pembelajaran. Secara teknis, pemahaman saya tentang cloud semakin terasah. Di sisi soft skills, saya belajar banyak tentang cara mengelola komunitas beranggotakan ratusan orang dari seluruh Indonesia dengan latar belakang dan karakter yang sangat beragam,” ceritanya.

Bagi Dyna, kebahagiaan terbesar hadir ketika melihat peserta yang sebelumnya belum mengenal teknologi cloud akhirnya mampu menyelesaikan lab dan memperoleh badge.

Pengalaman Menjadi Fasilitator Membantu Dyna Lulus Cum Laude

Manfaat menjadi Google Skills Arcade Fasilitator ternyata turut dirasakan Dyna dalam kehidupan akademiknya. Pengalaman menggunakan Google Cloud membantunya memahami teknologi yang diterapkan dalam penelitian skripsi. Berbekal kemampuan tersebut, ia dapat menyelesaikan penelitian dengan lebih lancar hingga akhirnya lulus dengan predikat cum laude.

Tak hanya secara akademik, pengalaman menjadi fasilitator juga memperkaya portofolionya dalam bidang cloud computing, pengelolaan komunitas, dan pembuatan konten. Dyna merasa lebih percaya diri, mampu memahami kebutuhan orang lain, serta semakin terstruktur dalam mengelola waktu dan tanggung jawab.

“Peran ini adalah win-win solution. Kita tidak hanya mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mempelajari teknologi terbaru secara gratis, tetapi juga menguji kemampuan leadership, komunikasi, dan problem-solving di dunia nyata pada skala nasional,” jelas Dyna.

Pengalaman Menjadi Google Skills Arcade Fasilitator Membantu Dyna dalam Membangun Bisnis Sendiri

Menariknya, keterampilan yang Dyna peroleh tidak hanya bermanfaat dalam bidang teknologi. Ketika mengelola komunitas Google Skills Arcade Fasilitator, ia belajar menyusun strategi komunikasi, menarik minat peserta, dan menciptakan konten yang mampu menjangkau audiens.

Kemampuan tersebut kemudian diterapkannya untuk mengembangkan bisnis fashion miliknya, Akmila Style. Dyna menjadi lebih memahami cara merancang promosi, membangun interaksi dengan pelanggan, dan memanfaatkan media sosial untuk mendukung perkembangan bisnisnya. Pengalaman membuat konten promosi juga menginspirasinya merancang ide aplikasi multi-platform content distribution yang bertujuan mempermudah pengelolaan distribusi konten bagi kreator maupun pelaku bisnis daring.

Perjalanan Dyna menunjukkan bahwa kemampuan yang diperoleh dari sebuah program pembelajaran dapat membawa manfaat ke berbagai bidang kehidupan, bahkan melampaui tujuan awal seseorang mengikuti program tersebut. Kini, Dyna ingin terus menjadi fasilitator yang responsif, konsisten, dan mampu membantu peserta menghadapi tantangan belajar.

Baginya, menjadi Google Skills Arcade Fasilitator bukan hanya tentang membagikan pengetahuan teknologi. Ini juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan diri, membangun jejaring, dan membuka peluang baru melalui pengalaman membantu orang lain bertumbuh.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.