Bikin Capstone Project: Productivity Website, Lulus Jadi Front-End Engineer

Cerita Muhammad Adil Raja Saputra, Lulusan Program Intensif Dicoding

Pernahkah kamu merasa kesulitan saat memahami ilmu di kelas? Jika iya, mungkin kamu perlu mempraktikkan ilmu tersebut secara langsung. Inilah yang terjadi pada Muhammad Adil Raja Saputra (23). 

Berawal dari mengikuti program intensif Dicoding, Adil saat itu membuat capstone project berupa sebuah website produktivitas bernama Boostive bersama timnya. Dari situ, dia semakin paham mengenai front-end development. Kini ia sukses menjadi front-end engineer di Enterprise Digital Technology Services (EDTS).

💻 Mulai Belajar Pemrograman

Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.

Daftar Sekarang

Penasaran seperti apa capstone project yang dikerjakan Adil dalam program intensif Dicoding? Simak di bawah ini!

Dari Kecil Senang Ngutak-ngatik Komputer 

Minat Adil pada teknologi sudah muncul sejak ia kecil ketika ia sering “mengutak-ngatik komputer”. Berbeda dengan teman sebayanya yang saat itu menggunakan komputer untuk bermain game online, Adil justru menghabiskan waktu saat SD untuk belajar menggunakan berbagai macam software. Mulai dari CorelDRAW, Photoshop, Word, PowerPoint, hingga Excel. Ia merasa bangga bisa mempelajari hal baru tersebut.

“Waktu kecil senang main komputer. Tapi, lebih banyak eksplor software dibanding main game. Rasanya bangga tiap kali belajar hal baru,” ucap Adil.

Ketertarikannya berlanjut saat menginjak usia remaja. Anak pertama dari dua bersaudara ini lebih jauh mengeksplor software editing video, seperti After Effect dan Premiere Pro. 

Namun, tidak berhenti di situ. Pada masa tersebut, Adil juga aktif mengikuti tren teknologi, salah satunya kemunculan startup di Indonesia dengan lingkungan kerja yang oke dan gaji yang menggiurkan. Alasan itulah yang mendasari Adil melanjutkan pendidikan di jurusan Informatika, Universitas Diponegoro.

Ingin Tetap Up to Date dengan Industri, Adil Coba Belajar di Luar Kampus

Adil yang terbiasa mengikuti perkembangan teknologi sejak kecil, akhirnya mulai menyadari bahwa dia harus mencari ilmu tambahan di luar kampus yang bisa sekaligus melatih kemampuan praktisnya.

Itulah saat Adil bertemu dengan program intensif Dicoding. Saat itu, Adil mengenal program intensif Dicoding dari Kampus Merdeka. Melihat materinya yang up to date dengan standar industri, Adil pun mantap memilih learning path front-end web & back-end.

Dicoding sudah dikenal di komunitas tech. Jadi saya gak ragu. Saya dapat materi berkualitas tinggi dan up to date dengan standar industri,” ujar Adil.

Adil menjalani masa belajar dengan sistem asynchronous, yang mana dia diberikan kesempatan untuk belajar secara mandiri menggunakan modul Dicoding dan mendapatkan sesi ILT (intructured led training) mingguan yang memungkinkan Adil untuk berkonsultasi dengan expert dan mentor saat ada materi atau kendala yang belum dia pahami.

Selain mempelajari materi hard skill mengenai front-end dan back-end, Adil juga mendapatkan materi soft skill, seperti self-branding, problem solving, design thinking, yang esensial untuk membentuk logika serta kesiapan dirinya untuk menjadi seorang developer

Bikin Capstone Project: Website Penunjang Produktivitas

Selama masa belajar, perjalanan Adil tidak selalu mulus. Karena jadwal belajar yang fleksibel, Adil harus melatih dirinya jadi lebih disiplin agar semua tugas praktik dalam program intensif Dicoding bisa terselesaikan. 

“Setiap tugas submission di-review oleh reviewer. Saya memastikan poin-poin feedback dari reviewer itu bisa saya selesaikan. Supaya skill praktis saya makin matang,” ucap Adil.

Puncak dari masa belajar Adil dalam program intensif Dicoding adalah mengikuti capstone project. Pada tahap ini, Adil belajar bekerja sama dalam tim untuk membuat proyek tugas akhir yang nantinya bisa menjadi portofolio. 

Pilihan Adil dan tim jatuh kepada membuat sebuah website yang bisa menunjang produktivitas, yakni Boostive. Dari pengalaman membuat website inilah, Adil akhirnya bisa mengimplementasikan secara menyeluruh seluruh ilmu dan skill praktis yang telah dia dapat selama berminggu-minggu belajar dalam program intensif Dicoding. Gak kalah keren, Adil juga berhasil membuat website hasil karya pribadinya yaitu Foodify

Paham Fundamental Web Pakai Pure Native, Sukses Jadi Front-End Engineer

Setelah lulus dari program intensif Dicoding, kini Adil bekerja sebagai front-end engineer di Enterprise Digital Technology Services (EDTS). Tugas hariannya adalah mengembangkan platform web dari sudut pandang user untuk memberikan mereka pengalaman menggunakan web dengan nyaman. 

Kebutuhan user yang terus berubah tidak menyulitkan Adil sebagai front-end engineer. Adil memiliki fundamental yang kuat berkat program intensif Dicoding. 

Dengan konsep dasar yang kuat tersebut, dia tidak kaget saat di tempat kerja harus berganti-ganti framework, library, ataupun menerapkan logika pemrograman untuk berbagai macam user behaviour. Ia juga memperoleh sertifikat kompetensi dari program intensif Dicoding sebagai bukti keahliannya. 

“Dicoding sangat membantu. Saya dilatih bikin web pakai pure native (HTML, CSS, dan JavaScript) tanpa banyak framework. Saya jadi paham fundamentalnya,” ujar Adil.

Melihat ke depan, Adil berencana melanjutkan pendidikan hingga S2 dan berkontribusi kepada berbagai komunitas tech, sambil terus memperkaya pengetahuannya. Akhir kata, Adil berpesan kepada talenta digital lainnya untuk fokus memahami konsep core pemrograman dan cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Pahami core pemrograman. Jangan hanya sekedar menjadi eksekutor, jadilah arsiteknya!” tutup Adil.

Kisah Adil membuktikan bahwa penguasaan ilmu fundamental yang terus diasah melalui praktik menjadi fondasi kuat bagi programmer dalam mengerjakan berbagai proyek. Dengan bekal ini, kamu tak akan kaget saat harus memecahkan beragam masalah user.

Tertarik belajar fundamental web seperti Adil? Daftarkan dirimu segera di dicoding.com/tempa. Belajar jadi web developer mulai dari nol dengan bimbingan expert dan mentor.


Belajar Pemrograman Gratis
Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional.