6 Sifat Yang Harus Dimiliki Programmer Profesional

6 Sifat Yang Harus Dimiliki Programmer Profesional – karya Perdana Samudra, Intern Junior Content Writer di Dicoding

Sebagai seorang programmer kerjaan kamu gak cuma mengerti gimana caranya ngoding. Oleh karena itu ada beberapa sifat yang harus kamu miliki sebagai programmer profesional. Sifat-sifat inilah yang nantinya membantu kamu dan orang-orang sekeliling dalam mengembangkan perangkat lunak.

1. Ingin Terus Belajar

Teknologi akan terus berkembang dan ini pasti akan terjadi. Seiring bertambahnya umur bumi, teknologi baru akan terus diciptakan untuk memudahkan manusia dalam beraktivitas. Programmer profesional haruslah mau terus belajar mengenai hal baru. Misalnya jika ada update bahasa pemrograman – mau ga mau kamu harus beradaptasi dengan perubahan yang baru itu. Gak cuma bahasa pemrograman, tetapi bisa juga tentang update software, hardware, IDE yang dipakai, library-nya, kebutuhan tools terhadap hardware, teknologi terkini, dan lain-lain. Selain itu, jika kamu mempunyai aplikasi atau project sendiri yang ingin digunakan orang lain maka kamu juga harus belajar tentang ilmu komunikasi, bisnis, desain dan manajemen. Tidak ada salahnya juga apabila kamu membaca buku tentang pengembangan diri.

2. Komunikasi

Programmer biasanya dipandang masyarakat sebagai sosok yang introver bahkan ada yang memandang programmer sebagai anti-sosial. Padahal pekerjaan sebagai programmer itu membutuhkan banyak sekali komunikasi antar rekan kerja dalam tim, atasan dan klien. Levelmu sebagai programmer akan naik di mata orang jika pintar dalam mempresentasikan project, berkomunikasi santai dengan klien dan bisa membangun ikatan yang kuat dengan tim pengembanganmu. Komunikasi juga penting untuk menambah skill, mengikuti komunitas, dan berbagi ilmu bersama teman-teman yang memiliki minat pemrograman.

3. Pemecahan Masalah Dengan Cara Termudah

Kamu pernah gak mendengar quote dari Bill Gates, “Saya akan mempekerjakan orang yang malas untuk melakukan pekerjaan yang sulit, karena orang yang malas akan mencari cara termudah untuk menyelesaikan masalah tersebut.” Jangan disalahartikan lho ya. Pemalas di sini adalah orang yang mau terus mencari solusi untuk memecahkan masalah, bukan orang malas pada umumnya yang mageran (malas gerak). Pada dasarnya programmer mempunyai misi untuk mempermudah kegiatan sehari-hari manusia di dunia. Inovasi dan teknologi yang ada saat ini, jika kamu perhatikan, merupakan ide-ide yang berawal dari kemalasan.

4. Sabar dan Empati

Dalam bekerja di dalam tim, dibutuhkan programmer yang memiliki sifat sabar dan memiliki empati. Hal ini adalah modal yang penting untuk kemajuan tim dan dirimu sendiri. Ga boleh egois atau hanya memikirkan diri sendiri, kamu juga harus memikirkan tim dan kemampuan mereka. Masalah yang dihadapi dalam sebuah tim harusnya bisa dipecahkan bersama. Ga cuma pada tim, pada klien pun juga begitu. Tidak semua klien paham akan teknologi. Terkadang untuk menjelaskan kepada klien mengenai cara kerja dan proses dalam membuat aplikasi dibutuhkan kesabaran yang ekstra. Apalagi jika klien kurang puas dengan hasil dan meminta beberapa revisi.

5. Tidak Mudah Menyerah

Programmer juga manusia – ketika menghadapi masalah dengan proyeknya bisa begitu pusing hingga ingin rasanya lepas tangan. Tetapi seorang developer profesional mengenal yang namanya tanggung jawab. Oleh karena itu seorang programmer tidak boleh gampang menyerah untuk memecahkan suatu masalah. Jika cara yang satu tidak bisa, cari cara kedua, jika tidak bisa juga cari cara ketiga dan seterusnya. Kamu juga bisa meminta saran kepada yang lebih ahli, karena itu jangan malu untuk bertanya. Tapi ingat bahwa otak manusia itu seperti mesin, semakin sering dipakai semakin panas dan performanya berkurang. Maka istirahat sebentar juga diperlukan untuk mendinginkan kepala.

6. Manajemen Waktu

Terkadang kalo seorang programmer senang sekali dengan ngoding, bisa bikin doi lupa akan waktu. Beberapa ada yang lupa makan, minum, mandi, tidur dan sebagainya dengan alasan nanggung. Hal ini bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan kemampuan berpikir untuk memecahkan masalah. Seorang programmer profesional bisa membagi waktu antara kerjaan dan kehidupan sehari-harinya, kapan harus belajar, kapan harus bekerja, kapan harus berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman.

6 Sifat Yang Harus Dimiliki Programmer Profesional

-end-

Artikel ini ditulis oleh Perdana Samudra, Junior Content Writer Dicoding
“Jangan cepat menyerah mengerjakan submission Dicoding, ada banyak jalan menuju Roma.”

Melihat masa depan manusia https://www.dicoding.com/blog/sekilas-info-masa-depan-manusia/

Wujudkan mimpimu bersama dengan Dicoding https://www.dicoding.com/blog/bekal-skill-ngoding-member-dicoding-ini-selfie-di-depan-menara-eiffel/ 

Belajar mengembangkan aplikasi atau game dengan kurikulum yang telah divalidasi langsung oleh industri dengan Dicoding Academy.

Belajar di Dicoding Sekarang →
Share this:

Intern Junior Content Writer di Dicoding